RANCANG
BANGUN SISTEM INFORMASI DATA PENJUALAN MOTOR
(Studi Kasus: CV. RISKI MOTOR PEKANBARU)
PROPOSAL KERJA PRAKTEK
Diajukan
Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pada Jurusan Sistem
Informasi
Oleh:
KEFLY HANDOKO
11453106174
FAKULTAS SAINS
DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
2018
ABSTRAK
Sistem Informasi Data Penjualan merupakan
suatu sistem yang memberikan layanan informasi yang berupa data barang, data pelanggan, transaksi dan laporan penjualan. Keberadaan sistem informasi ini
penting. Dalam hal ini, CV. Riski Motor dijadikan sebagai tempat penelitian, karena sistem informasi penjualan barang
yang ada di tempat tersebut belum terkelola dengan baik sehingga seringkali
terjadi kesalahan dalam pembuatan laporan yang ada, seperti proses pengolahan data motor, pengolahan transaksi penjualan,
pengolahan data pelanggan, dan pengolahan
laporan. Tujuan dibuatnya Sistem Informasi Data penjualan ini adalah untuk dapat menghasilkan suatu sumber informasi
yang akurat, tepat guna juga efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan teknologi. Untuk mengatasi masalah dan mengurangi kesalahan maka di berikan solusi berbentuk sistem informasi data penjualan yang menunjang proses kinerja karyawan seperti pengolahan data motor, pengolahan data pelanggan, pengolahan transaksi dan pembuatan laporan penjualan. Teknik
yang digunakan dalam menganalisa dan merancang system ini adalah teknik analisa deskriptif dan Object
Oriented Analysis and Design (OOAD) dan Unified Modelling Languange (UML). Dengan adanya perancangan sistem informasi data penjualan ini dapat membantu dalam memberikan gambaran jelas tentang kelebihan dari penggunaan
sistem informasi data penjualan dan mampu meningkatkan keefektifan dan keefesienan pada proses pembuatan
laporan.
Kata Kunci: Object Oriented Analysis and Design(OOAD),
Penjualan, Sistem Informasi, Unified Modelling Languange (UML).
ABSTRACK
Sales
Data Information System is a system that provides information services in the
form of data goods, customer data, transactions and sales reports. The existence
of this information system is important. In this case, CV. Riski Motor serve as a place of research, because the
information system sales of goods in the place has not been well managed so
often mistakes in making existing reports, such as bike data processing, sales transaction processing, customer data
processing, and report processing. The purpose of making this Sales Data
Information System is to be able to produce an accurate, effective source of
information also effective and efficient in accordance with technological
developments. To solve the problem and reduce the errors, the solution is given
in the form of sales data information systems that support employee performance
processes such as bike data processing, customer data processing, transaction
processing and sales reports. The techniques used in analyzing and designing
this system are descriptive analysis techniques and Object Oriented Analysis
Design (OOAD) and Unified Modelling Languange (UML). With
the design of information systems sales data can help in providing a clear
picture of the advantages of the use of information systems sales data and able
to improve effectiveness and effectiveness in the reporting process.
Keyword: Information system,
Object
Oriented Analysis and Design(OOAD), Sales, Unified Modelling Languange (UML).
KATA PENGANTAR
Assalammu’alaikum
wa rahmatullahi wa barakatuh.
Alhamdulillahirabbil’alamin,
puji syukur penulis sanjungkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia, rahmat
serta hidayah yang di berikan-Nya, sehingga penulis dapat melaksanakan dan
akhirnya dapat menyelesaikan kerja praktek ini dengan baik. Shalawat
besertakan salam terucap buat junjungan
kita Rasulullah SAW, karna jasa beliau yang telah membawa manusia dari zaman kebodohan
ke zaman yang penuh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.
Kerja praktek ini merupakan salah satu mata
kuliah yang wajib sebagai persyaratan akademik untuk mengikuti kurikulum pada
Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Sistem Informasi UIN Suska Riau, dan
setiap mahasiswa harus melaksanakan kerja praktek ini. Dan laporan kerja
praktek ini disusun sebagai pelengkap kerja praktek yang telah di laksanakan
lebih kurang satu bulan.
Penulis dan penyusun
laporan kerja praktek ini tidak terlepas dari bantuan dari berbagai pihak yang
telah memberikan motifasi dan masukan-masukan kepada penulis. Untuk itu pada
kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1.
Bapak Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin ,
M.Ag selaku Rektor
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
2.
Bapak
Dr. Hartono, M.Pd selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam
Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
3. Ibu Idria Maita, S.Kom, M.Sc selaku Ketua Jurusan Sistem Informasi Fakultas
Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
4. Bapak Eki Saputra M.Kom sebagai pembimbing kerja praktek yang telah membimbing,
memberikan arahan dan saran yang berharga dalam penyusunan kerja praktek ini.
5. Seluruh bapak dan ibu dosen beserta staff dan pegawai
Fakultas Sains dan Teknologi khususnya Jurusan Sistem Informasi.
6. Bapak Riski Anugrah selaku Manager
Perusahaan dan beliau juga
sebagai pembimbing saya yang telah memberi kesempatan untuk melaksanakan kerja
praktek dan telah banyak memberikan bimbingan selama di CV Riski Motor Pekanbaru.
7. Seluruh staff dan karyawan yang ada di CV Riski Motor
yang telah memberikan arahan serta semangat selama melakukan kerja praktek.
8.
Ayahanda
Abu Salim dan Ibunda Asmaniar, terima kasih banyak atas pengorbanannya memberikan
dukungan dan semangat demi kesuksesan dan kejayaan anaknya. Dan selalu menjadi inspirasi, motivasi hidupku dalam
setiap langkahku di kehidupanku ini. Semoga beliau dalam lindungan Allah SWT dimana pun berada, dan penulis
memohon do’a semoga pengorbanan beliau
mendapat keridhoan dari Allah SWT. Amiin…
9. Semua mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2014 khususnya
teman-teman SIF A dan SIF B
terima kasih atas dukungan dan motifasinya terutama yang sudah berjuang bersama saya selama
pembuatan laporan ini.
10. Semua pihak yang telah banyak membantu baik secara
langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan Laporan Kerja Praktek ini yang
tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis
menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari materi
maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan, sumberdaya dan
pengalaman penulis. Untuk itu segala kritik dan saran yang membangun sangatlah
penulis harapkan semoga laporan ini dapat memenuhi syarat, dan bermanfaat bagi
siapa saja yang membacanya.
Pekanbaru,
10 Desember 2018
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR
PENGESAHAN INSTANSI ........................................................ ii
LEMBAR
PENGESAHAN PROGRAM STUDI ........................................ iii
ABSTRAK ....................................................................................................... iv
ABSTRACT ...................................................................................................... v
KATA
PENGANTAR .................................................................................... vi
DAFTAR
ISI .................................................................................................... x
DAFTAR
GAMBAR ...................................................................................... xiv
DAFTAR
TABEL ........................................................................................... xvi
BAB
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang .............................................................................. I-1
1.2 Rumusan
Masalah ......................................................................... I-2
1.3 Batasan Masalah............................................................................ I-2
1.4 Tujuan Kerja Praktek..................................................................... I-2
1.5 Manfaat
......................................................................................... I-3
1.6 Waktu
dan Tempat Kerja Praktek ................................................. I-3
1.7 Metodologi
Kerja Praktek.............................................................. I-3
1.8 Sistematika Penulisan .................................................................... I-7
BAB II. PROFIL PERUSAHAAN
2.1 Sejarah .......................................................................................... II-1
2.2 Struktur Perusahaan ...................................................................... II-1
2.3 Visi dan Misi Perusahaan .............................................................. II-4
..... 2.2.1
Visi ......................................................................................
II-4
..... 2.2.2 Misi....................................................................................... II-5
BAB III. TUGAS KERJA PRAKTEK
3.1 Tugas Kerja Praktek .................................................................. III-1
3.2 Analisa Permasalahan.................................................................
III-1
3.3 Jadwal Pengerjaan Kerja Praktek...............................................
III-2
BAB IV. LANDASAN TEORI
4.1 Sistem ........................................................................................ IV-1
4.2 Informasi ................................................................................... IV-1
4.3 Sistem Informasi
....................................................................... IV-2
4.4 Data
........................................................................................... IV-2
4.5 Penjualan ................................................................................... IV-2
4.6 Analisa
Sistem ........................................................................... IV-3
4.7 Perancangan
Sistem................................................................... IV-4
4.8 Object Oriented Analysis and Design (OOAD) ........................ IV-5
4.9 Unified Modeling Language (UML) ......................................... IV-7
...... 4.9.1
Class
Diagram ................................................................ IV-8
...... 4.9.2
Object
Diagram .............................................................. IV-9
...... 4.9.3
Component
Diagram ...................................................... IV-9
...... 4.9.4
Use
Case Diagram ......................................................... IV-9
...... 4.9.5
Activity
Diagram ........................................................... IV-11
...... 4.9.6
Composite
Structure Diagram ...................................... IV-11
...... 4.9.7
Package
Diagram ......................................................... IV-12
...... 4.9.8 Deployment Diagram
................................................... IV-12
...... 4.9.9
Squence
Diagram ......................................................... IV-12
4.10 Xampp
.................................................................................. IV-13
4.11 MySQL
................................................................................. IV-13
4.12 PHP
....................................................................................... IV-14
BAB V.
ANALISA DAN
PERANCANGAN
5.1 Analisa Sistem.............................................................................. V-1
5.1.1 Analisa Sistem yang Berjalan ......................................... V-1
5.1.2 Analisa Sistem Baru ....................................................... V-2
5.1.2.1 Use Case
Diagram ............................................. V-2
5.1.2.2 Class Diagram
.................................................... V-8
5.1.2.3 Activity Diagram.................................................. V-9
5.1.2.4 Squence Diagram.............................................. V-13
5.2 Perancangan
Sistem .................................................................. V-17
5.2.1 Perancangan Database................................................... V-17
...... 5.2.2 Perancangan Struktur Menu.......................................... V-21
...... 5.2.3 Perancangan Antar Muka.............................................. V-22
5.3 Hasil dan Implementasi............................................................. V-27
...... 5.3.1 Implementasi Hasil Sistem............................................. V-27
...... 5.3.2 Hasil Interface Sistem.................................................... V-29
...... 5.3.3 Pengujian (Blackbox)..................................................... V-36
BAB V. PENUTUP
6.1 Kesimpulan................................................................................ VI-1
6.2 Saran.......................................................................................... VI-1
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................
LAMPIRAN...................................................................................................
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
2.1 Struktur Organisasi..................................................................................... II-2
5.1
Use Case Diagram Usulan......................................................................... V-3
5.2 Class
Diagram Yang Diusulkan................................................................. V-9
5.3 Activity Diagram
Login............................................................................ V-10
5.4 Activity Diagram Data Motor................................................................... V-10
5.5 Activity Diagram Data Pelanggan............................................................. V-11
5.6 Activity Diagram
Transaksi Cash.............................................................. V-11
5.7 Activity Diagram
Transaksi Kredit........................................................... V-12
5.8 Activity
Diagram Laporan......................................................................... V-12
5.9 Activity Diagram
Administrator................................................................ V-13
5.10 Sequence Diagram Login......................................................................... V-14
5.11 Sequence Diagram
Data Motor................................................................ V-14
5.12 Sequence Diagram Data Pelanggan......................................................... V-15
5.13 Sequence Diagram Transaksi Cash.......................................................... V-15
5.14 Sequence Diagram Transaksi Kredit........................................................ V-16
5.15 Sequence Diagram Administrator............................................................. V-16
5.16 Sequence Diagram Laporan..................................................................... V-17
5.17 Pembuatan
Database................................................................................ V-18
5.18 Struktur Menu
Admin.............................................................................. V-22
5.19 Struktur Menu
User.................................................................................. V-22
5.20 Desain Halaman Login.............................................................................. V-22
5.21 Desain Halaman
Home............................................................................. V-23
5.22 Desain Halaman Tampilkan
Motor........................................................... V-23
5.23 Desain
Halaman Tambah Motor............................................................... V-23
5.24 Desain
Halaman Tampilkan Pelanggan..................................................... V-24
5.25 Desain Halaman
Tambah Pelanggan......................................................... V-24
5.26 Desain
Halaman Transaksi Cash............................................................... V-24
5.27 Desain Halaman Tambah Transaksi Cash Baru........................................ V-25
5.28 Desain
Halaman Transaksi Kredit............................................................ V-25
5.29 Desain Halaman Tambah Transaksi Kredit Baru...................................... V-25
5.30 Desain Halaman Bayar Cicilan................................................................. V-26
5.31 Desain
Halaman Data User...................................................................... V-26
5.32 Desain Halaman Tambah User................................................................. V-26
5.33 Halaman Utama
Sistem............................................................................ V-29
5.34 Halaman Login.......................................................................................... V-30
5.35 Halaman Home......................................................................................... V-30
5.36 Halaman Data Motor................................................................................ V-31
5.37 Halaman Tambah Motor........................................................................... V-31
5.38 Halaman Data Pelanggan.......................................................................... V-32
5.39 Halaman Tambah Pelanggan..................................................................... V-32
5.40 Halaman
Data Transaksi Cash.................................................................. V-33
5.41 Halaman
Tambah Data Transaksi Cash
Baru........................................... V-33
5.42 Halaman
Data Transaksi Kredit................................................................ V-34
5.43 Halaman
Tambah Data Transaksi Kredit.................................................. V-34
5.44 Halaman
Bayar Cicilan Kredit.................................................................. V-35
5.45 Halaman
Menampilkan Laporan............................................................... V-35
5.46 Halaman
Tampilkan Laporan Di Excel..................................................... V-36
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1.1 Metodelogi Kerja Praktek ...................................................................... I-5
3.1 Jadwal Kegiatan Kerja praktek .............................................................. III-2
4.1 Simbol Class
Diagram ........................................................................... IV-8
4.2 Simbol Use
Case Diagram ................................................................... IV-10
4.3 Simbol Activity
Diagram ...................................................................... IV-11
4.4 Simbol Sequence Diagram.................................................................... IV-13
5.1 Deskripsi Aktor Sistem Data Penjualan.................................................. V-3
5.2 Deskripsi Use Case Diagram ................................................................. V-4
5.3 Skenario Use Case Login ....................................................................... V-4
5.4 Skenario Use
Case Mengelola Data Motor ............................................ V-5
5.5 Skenario Use
Case Mengelola Data Pelanggan....................................... V-5
5.6 Skenario Use
Case Mengelola Transaksi Cash........................................ V-6
5.7 Skenario Use
Case Mengelola Transaksi Kredit..................................... V-7
5.8 Skenario Use
Case Melihat dan Mencetak Laporan .............................. V-7
5.9 Skenario Use Case Mengelola Data Administrator
................................ V-8
5.10 Tabel Database User...............................................................................
V-18
5.11 Tabel Database Pelanggan......................................................................
V-19
5.12 Tabel Database Motor.............................................................................
V-19
5.13 Tabel Database Beli Cash.......................................................................
V-20
5.14 Tabel Database Beli Kredit.....................................................................
V-20
5.15 Tabel Database Bayar Cicilan..................................................................
V-21
5.16 Tabel Perangkat Keras.............................................................................
V-28
5.17 Tabel Perangkat Lunak ........................................................................... V-28
5.18 Tabel Perangkat Lunak dalam Pengembangan ....................................... V-29
5.19 Identifikasi Pengujian
Blackbox ............................................................. V-37
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Teknologi informasi dari tahun ketahun mengalami
perkembangan semakin cepat menjadi tantangan berat bagi pengguna teknologi
informasi itu sendiri dan mendorong setiap sektor organisasi baik formal maupun
informal atau lembaga-lembaga lainnya untuk dapat memanfaatkannya sebagai
penunjang kegiatan kerja sehingga dapat menghasilkan informasi yang cepat,
tepat dan akurat. Untuk itu maka dibutuhkan sumber daya pendukung lainnya
seperti perangkat lunak yang dapat diandalkan kemampuannya serta sumber daya
manusia yang harus menguasai kemampuan teknologi informasi itu sendiri. Dari
perkembangan itulah kita harus memahami serta mengenal teknologi.
Di zaman sekarang pemanfaatan komputer sangat banyak
digunakan untuk mempermudah suatu pekerjaan. Beberapa maanfaat dari penggunaan
komputer disebuah instansi
yaitu suatu pekerjaan akan lebih cepat selesai, efektif, efisien, selain itu
data yang dihasilkan oleh komputer akan lebih akurat dan tidak
mudah hilang dibandingkan
dengan manual dan apabila ada suatu kesalahan maka dengan mudah kita dapat
mengidentifikasinya.
CV. Riski Motor adalah suatu usaha yang bergerak
dibidang penjualan motor bekas. Dengan mengutamakan kedisiplinan, pelayanan yang
prima dan berkualitas CV. Riski Motor semakin memantapkan posisinya ditengah persaingan yang
semakin ketat diantara perusahaan motor lainnya. Sistem yang berjalan saat ini
mempunyai beberapa kelemahan diantaranya, pertama banyaknya data motor, data
pelanggan, dan data penjualan yang hilang atau tercecer karna masih menggunakan
pencatatan di media kertas.
Permasalahan kedua, tidak adanya media penyimpanan yang layak untuk
penyimpanan data-data tersebut.
Permasalahan berikutnya, tidak adanya laporan pembelian perbulanya akibatnya
karyawan kesulitan dalam memberi hasil penjualan.
Dari
berbagai permasalahan di
CV. Riski Motor
ini dibutuhkan sebuah sistem yang
dapat membantu dalam proses penjualan untuk mempermudah kinerja perusahaan. Pada sistem
usulan ini karyawan diharapkan
bisa lansung menginput data pelanggan, data motor, dan mencetak laporan
penjualan perbulanya.
Berdasarkan uraian
diatas, perlu
dibangun sistem informasi data
penjualan
di CV. Rifki Motor ini. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menulis Laporan
Kerja Praktek ini dengan judul “Rancang Bangun Sistem Iinformasi
Data
Penjualan Motor Pada CV. Riski
Motor Arengka pekanbaru ”.
1.2
Rumusan Masalah
Rumusan
masalah dalam kerja praktek ini adalah bagaimana merancang sistem informasi data penjualan
motor di CV. Riski Motor Pekanbaru untuk mengatasi
permasalahan dalam memasukan data motor,
data pelanggan
dan data penjualan.
1.3
Batasan Masalah
Sistem ini
permasalahannya di batasi Agar Pembahasan masalah
yang dilakukan dapat terarah dengan baik dan tidak menyimpang dari pokok
masalah, maka yang dilakukan adalah mengambil langkah Sebagai berikut :
1.
sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemograman HTMP,
PHP, CSS, dan menggunakan MySQL sebagai database.
2.
Pada sistem ini
hanya dibahas mengenai sistem pembelian tunai.
3.
Sistem
ini hanya berjalan menggunakan localhost dari xampp.
4.
Penulis
memberikan batasan masalah yang berkaitan dengan sistem yaitu informasi data motor,
data pelanggan serta data penjualan.
1.4
Tujuan
Kerja Praktek
Tujuan yang akan dicapai dalam pelaksanaan Kerja
Praktek ini adalah sebagai berikut:
1. Tujuan
umum
Bagaimana
menyelesaikan permasalahan yang
terjadi pada CV. Riski Motor
Pekanbaru melalui Sistem Informasi data penjualan, sehingga
nantinya bisa mempermudah
karyawan dalam pekerjaannya.
2.
Tujuan
khusus
1. Menciptakan sistem
informasi data penjualan pada CV. Riski Motor yang dapat menyimpan data
penjualan secara cepat dan akurat.
2. Merancang sistem
informasi penyimpanan data penjualan yang dapat memberikan laporan penjualan.
3. Mempermudah
segala masalah yang dihadapi
dalam pencarian data penjualan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan.
1.5
Manfaat
Adapun manfaat dari Kerja Praktek
ini adalah sebagai berikut :
a.
Badan Lingkungan Hidup
1.
Tersedianya sistem informasi data penjualan pekerjaan yang
berguna untuk meningkatkan kinerja karyawan pada CV. Riski Motor Sebagai bahan evaluasi perusahaan.
b.
Penulis
1.
Menambah wawasan serta mengaplikasikan ilmu yang telah
diperoleh selama perkuliahan dengan keadaan yang nyata.
2.
Merasakan pengalaman bagaimana berinteraksi dan
bersosialisasi di dunia kerja dengan baik dan benar.
1.6
Waktu
dan Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek
Kerja praktek ini dilakasanakan pada
:
Waktu : 20 Oktober – 20 November 2018
Tempat : CV. Riski Motor
Alamat : Jl.
Arengka 1Pekanbaru
1.7
Metodelogi
Kerja Praktek
Studi
Kepustakaan dilakukan dengan mengambil beberapa literature yang berkaitan dengan materi Kerja Praktek yaitu seperti jurnal ilmiah, Laporan kerja praktek senior yang
relevan dan buku penunjang.
1.8
Metodelogi
Kerja Praktek
Metodologi
penelitian kerja praktek yang dilaksanakan dapat digambarkan pada tabel
kegiatan dibawah ini
Tabel
1.1 Metodologi kerja
praktek
Keterangan
tabel 1.1 Metodologi Kerja Praktek:
Berdasarkan diagram
diatas dapat dijelaskan secara detail tahapan dalam melakukan Kerja Praktek,
yaitu:
1.
Perencanaan
Penulis
menentukan lokasi kerja praktek sebagai tempat dilaksanakan penelitian,
kemudian mengirimkan surat kepada perusahaan,
kemudian akan ada balasan surat dari instansi yang kemudian diserahkan
kejurusan. Lalu penulis mengidentifikasi masalah, merumuskan masalah,
menentukan tujuan dan manfaat, serta menentukan data apa saja yang dibutuhkan.
2.
Pengumpulan dan Pengolahan Data
Merupakan
model pengumpulan data dengan cara terjun langsung ke lapangan yaitu pada CV. Riski Motor dan setelah
data dikumpulkan data langsung di olah. Metode yang digunakan adalah:
a.
Observasi
Metode
observasi atau pengamatan merupakan salah satu metode pengumpulan data/fakta
yang cukup efektif. Dalam
penelitian ini,penulis melihat secara
langsung kegiatan penjualan pada
CV. Riski Motor
b.
Wawancara
(Interview)
Wawancara (interview) yaitu suatu model data
dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan atau tanya-jawab secara langsung untuk mengetahui
permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam proses penjualan.
c.
Studi
Litelatur
Dalam Metode ini, data didapat dari
membaca buku sumber yang berkaitan dalam pengembangan sistem seperti Rekayasa
Perangkat Lunak karya Al Bahra Bin Ladjamudin dan Pemodelan Visual Dengan UML
karya Munawar dan mencari jurnal/paper tentang sistem informasi penjualan.
Tahapan
ini merupakan tahapan inti dari penulisan laporan kerjapraktek.
Tahapan
ini akan menghasilkan data analisa dan data perancangan, data-data tersebut
akan menjadi output (sistem usulan)
pada kerja praktek ini.
a. Analisa sistem lama
Pada tahap
ini dilakukan penelitian terhadap kekurangan dari sistem lama yang digunakan
pada CV. Riski Motor
yang masih mengunakan sistem manual. Kemudian data-data
tersebut dijadikan acuan untuk menentukan solusi pembuatan sistem baru yang lebih
baik dari sistem lama.
3. Perancangan
Dalam tahap perancangan pada system ini yang
dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut:
a.
Perancangan Database dan UML
Perancangan yang digunakan yaitu dengan tool
UML yang dilakukan dengan bentuk pembuatan diagram. Setelah itu dilanjutkan
merancang usecase diagram, activity
diagram, sequence diagram dan class diagram.
b. Perancangan Interface
Pada tahap ini dilakukan perancangan bentuk
interface program yang dibuat, perancangan interface ini meliputi perancangan
laporan-laporan yang diinginkan serta menu-menu yang terdapat dalam program
nantinya.
4. Tahap Pengkodingan
Setelah melakukan analisa dan perancangan, tahap
selanjutnya adalah pengkodean sistem yang akan diusulkan untuk mendukung proses
bisnis yang dijalankan perusahaan, sistem ini menggunkan bahasa pemograman PHP dengan database MySql.
5. Tahap Pembuatan
Laporan
Adapun tahap
terakhir dari Kerja Praktek ini adalah tahap penulisan laporan. Kegiatan yang
dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Melakukan Konsultasi Terhadap Pembimbing Kerja Praktek
Konsultasi terhadap
Pembimbing Kerja Praktek sangat diperlukan dalam penulisan laporan. Karena,
banyak masukan atau saran dari pembimbing yang sebelumnya tidak diketahui oleh
penulis, dan melakuan revisi yang sesuai dengan masukan dari pembimbing.
b. Melakukan Dokumentasi Hasil Kerja Prektek
Seluruh data yang diperoleh
dan telah di analisa serta sistem usulan, maka hasil akhirnya didokumentasikan
dalam bentuk sebuah laporan, yang nantinya akan diujikan kembali dihadapan
pembimbing. Tahap
penulisan laporan ini merupakan bukti transfer ilmu dari tacit knowledge (ilmu yang dimiliki) ke explicit knowledge
(sharing/ penyampaian ilmu yang telah dimiliki). Data yang telah didapatkan sebelumnya, diolah kedalam tulisan
yang nantinya diharapkan mempunyai nilai informasi mengenai analisa, serta
sistem usulan yang dilakukan.
1.9
Sistematiak
Penulisan
Sistematika
penulisan laporan ini disusun agar dalam pembuatan laporan dapat lebih
terstruktur dan ringkas. Adapun urutan penulisan sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini akan menjelaskan mengenai deskripsi umum dari
kerja praktek yang meliputi latar
belakang, rumusan masalah, tujuan batasan masalah, metode penelitian dan
sistematika penulisan.
BAB II PROFIL INSTANSI
Bab ini berisi pembahasan tentang profil instansi yang memuat penjabaran
yang berkaitan dengan sejarah singkat instansi, visi dan misi instansi,
struktur organisasi.
BAB III TUGAS KERJA PRAKTEK
Bab ini menjelasan uraian kegiatan selama menjalankan Kerja
Praktek, mulai dari tugas Kerja Praktek, analisa permasalahan, jadwal kegiatan,
dan metode pengerjaan Kerja Praktek.
BAB IV LANDASAN
TEORI
Bab ini membahas teori-teori yang
berhubungan dengan topik kerja praktek
yang terdiri dari pengertian sistem informasi, pengertian model pengembangan
sistem dan perancangan sistem.
BAB V HASIL
KERJA PRAKTEK
Bab ini berisi pembahasan mengenai perancangan sistem dimulai dari model perancangan
yang digunakan sampai pada hasil rancangan antarmuka sistem penjualan
mobil
yang akan dibangun.
BAB VI PENUTUP
Bab ini akan menguraikan kesimpulan mengenai hasil penelitian yang telah
dibahas dan juga memberikan saran-saran yang sekiranya diperlukan.
BAB II
PROFIL INSTANSI
2.1
Sejarah
Instansi ini dibangun pada tanggal 02
September 2007 oleh Budi Koto, Arifin Koto DT dan beberapa anggota dengan nama
CV Riski Motor. Perusahaan ini bergerak dibidang penjualan
motor baru dan bekas. Instansi ini selalu berlokasi di Jl. Arengka 1
Pekanbaru yang dahulunya
dipimpin oleh Budi Koto.
Dengan mengutamakan disiplin, pelayanan
yang berkualitas dalam melayani konsumen CV Riski Motor semakin mantap ditengah
persaingan yang ketat di tengah – tengah masyarakat dan instansi yang serupa.
Hal ini dibuktikan dengan digunakannya
Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor
18 tahun 2004 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan,
Lingkungan Hidup dan Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, CV Riski Motor telah menjadi Instansi yang
terpercaya dan mengikuti aturan yang berlaku.
2.2
Struktus Instansi
Guna mencapai tujuan yang telah
ditentukan instansi sebelumnya, sanagat di perlukan struktur organisasi yang
digunakan sebagai pedoman jelas dalam menjalankan fungsinya, tugas dari
berbagai macam divisi, CV riski Motor telah menyusun struktur organisasi guna
mencapai tujuannya. Instansi ini menggambarkan tugas, wewenang dan tanggung
jawab dari setiap bagian yang menunjukan keterkaitan antar bagian. Bagan
tersebut ditunjukan sebagai berikut :
Berdasarkan struktur organisasi
di atas dapat dijelaskan uraian tugas dan tanggung jawab dari masing – masing. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan diuraikan secara umum, yaitu :
1.
Direktur
a.
Mengawasi pelaksanaan atas sasaran,
tujuan, dan
ketentuan
–
ketentuan
pokok
perusahaan.
b.
Mengkoordinasi aktivitas aktivitas perusahaan.
c.
Bertanggung jawab atas kemajuan perusahaan.
d.
Memeriksa dan menyetujui segala bentuk aktivitas perusahaan.
2. Bagian Keuangan
a.
Mengkoordinasikan, mengawasi, dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Accounting, keuangan, business support dan general affairs.
b. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan Administrasi CV Riski Motor.
3. Bagian Penjualan
a.
Mengkoordinir, mengawasi, dan
mengevaluasi kegiatan
para
bawahannya dalam aktivitas pemasaran.
b.
Mencari peluang pasar
yang baru.
c.
Mengusahakan kelancaran dan kelangsungan penjualan.
d. Mengusahakan target penjualan yang telah ditetapkan.
4.
Kasir
a.
Menjalankan proses penjualan dan pembayaran.
b.
Melakukan pencatatan atas semua transaksi.
c.
Membantu pelanggan dalam memberikan informasi mengenai suatu produk.
d.
Melakukan pencatatan kas fisik serta melakukan pelaporan kepada atasan.
5.
Bagian Penjualan
a.
Menentukan strategi pemasaran yang efektif dan efisien denganmemperhatikan sember
daya perusahaan.
b.
Menjalin hubungan dengan pelanggan khususnya dalam penanganan complain, pengukuran kepuasan pelanggan.
c.
Menciptakan
kenyamanan kerja kariawan
prusahaan dengan mengoptimalkan fungsi kerja dibagian pennjualan.
6.
ADM
a.
Mencatat dan memeriksa status data penjualan mana yang sudah masuk dan mana yang belum agar memudahkan untuk
menindaklanjuti
kekurangannya.
b.
Menginput data penjualan setiap hari dengan teliti
benar dan tepat.
c.
Menyusun laporan keuangan.
7.
Sales Marketing
a.
Memperkenalkan perusahaan kepada
masyarakat,
melalui produk yang dibuat
oleh perusahaan.
b.
Menghasilkan pendapatan bagi perusahaan dengan cara menjual produk
perusahaan.
c.
Menjalin hubungan baik dengan pelanggan dan masyarakat serta menjembatani antara
perusahaan dan lingkungan eksternal.
d.
Menyerap informasi dan menyampaikan kepada perusahaan tentang segala sesuatu yang
bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan penjualan produk.
8.
Front Office
a.
Mengatur administrasi keuangan perusahaan.
b.
Menyusun laporan keuangan.
c.
Anggaran pengeluaran dan
penghasilan bulanan atau tahunan.
d.
Membayar gaji kariawan.
e.
Membuat surat-surat yang berhubungan dengan perbankan dan kemampuan keuangan
perusahaan.
2.1
Visi dan Misi CV Riski Motor
a.
Visi
1.
Menjadi perusahaan
penjualan yang
professional
yaitu
sebuah
perusahaan
yang memiliki menajemen tepatguna dalam mengelola organisasi dan menjalankan usaha.
2.
Menjadi perusahaan terpecaya yaitu sebuah perusahaan yang memiliki akuntabilitas
dan
kredibilitas yang tinggi.
3.
Menjadi perusahaan
penjualan yaitu sebuah perusahaan yang memiliki prioritas utama
dalam bekerjasama dengan semua pihak
yang berkepentingan.
b.
Misi
1.
Menjadikan perusahaan penjualan yang terbaik yang mampu memberikan pelayanan
yang sebaik-baiknya pada konsumen.
2.
Membina kerjasama yang baik antara supplier, produsen dan konsumen.
3.
Menerapkan budaya kualitas
di
antara
supplier dan
produsen demi terciptanya
kualitas produk yang unggul.
4.
Meningkatkan kemampuan sumber manusia
yang handal dan kompeten.
BAB III
TUGAS KERJA PRAKTEK
3.1 Tugas Kerja
Praktek
Tugas
Kerja Praktek dilaksanakan di CV. Riski Motor Pekanbaru mulai dari bulan 20 Oktober
2018 hingga 20 November 2018. Setiap minggu di susun agenda atau project planning mulai dari proses
pengumpulan data hingga penulisan laporan Kerja Praktek. Agenda pada minggu
pertama adalah pemberian surat permohonan kerja praktek dan proses perkenalan
kepada CV. Riski Motor
Minggu
kedua dilakukan identifikasi peran dan karyawan pada CV. Riski Motor. Selanjutnya dilakukan pekerjaan
membantu bagian marketing untuk membantu proses penjualan.
Minggu
ketiga dilakukan pengumpulan data yang dibutuhkan dan menganalisa data yang
diperoleh dari hasil observasi, studi pustaka, wawancara dan perancangan sistem. Minggu keempat
dilakukan pekerjaan yang sama seperti minggu ketiga.
3.2 Analisis
Permasalahan
Berdasarkan
wawancara yang telah dilakukan, analisa dari permasalahan yang ada di CV. Riski
Motor adalah kinerja karyawan yang kurang efiektif sehingga hasil yang tidak
sesuai dengan yang diharapkan perusahaan, uraian yaitu:
1.
Masih menggunakan kertas untuk proses pencatatan yang di
tulis tangan, sehingga memerlukan proses yang cukup lama dan tidak efektif pada
pengolahan data pelangan.
2.
Adapun penggunaan komputer kurang memadai dalam perekapaan
data penjualan.
3.
Sering terjadinya data yang tercecer, karena tidak ada
bekapan data pelanggan maupun penjualan.
3.3 Jadwal Kerja
Praktek
Dalam Pembuatan laporan Kerja Praktek
ini diperlukan adanya jadwal yang akan dilakukan selama dalam kegiatan agar
dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Tabel 3.2 Jadwal Kerja Praktek
No
|
Nama Kegiatan
|
Minggu ke-
|
|||
1
|
2
|
3
|
4
|
||
1
|
Perkenalan dan
Adaptasi
dengan
lingkungan.
|
||||
2
|
Pengumpulan
Data
|
||||
3
|
Pembuatan
website dan Rerview data
|
||||
4
|
Pembuatan
Laporan
|
||||
BAB IV
LANDASAN
TEORI
4.1
Sistem
Sistem adalah
suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang
terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan
terpadu. (Sutabri, 2004). Terdapat dua kelompok pendekatan
didalam mendefinisikan sistem yang menekankan pada prosedurnya dan yang
menekankan pada komponen atau elemennya, yaitu (Jogiyanto, 2001):
1. Pendekatan sistem yang lebih
menekankan pada prosedur.Mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja
yang dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama
untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang
tertentu.
2. Pendekatan sistem yang lebih
menekankan pada elemen atau komponennya. Mendefinisikan sistem sebagai suatu
kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan
tertentu.
4.2
Informasi
Menurut George H. Bodnar dan
William S (2001:1) yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf dalam Jurnal Fendra
Sukmana (2014) bahwa Informasi adalah
data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil
keputusan yang tepat. Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan atau
mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, informasi yang disampaikan kepada
pemakai merupakan hasil dari data yang dimasukkan kedalam pengolahan. Fungsi
utama informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian
pemakai informasi, informasi yang disampaikan kepada pemakai merupakan hasil
dari data yang dimasukkan kedalam pengolahan.
4.3
Sistem informasi
Hartono
(2013) mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen sebagai seperangkat prosedur
yang tersusun dengan baik yang pada saat dijalankan, menghasilkan informasi
untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam organisasi.
Sedangkan menurut McLeod (1996:30) Sistem Informasi Manajemen didefinisikan
sebagai suatu sistem berbasis Komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa
pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu
entitas organisasi formal – perusahaan atau sub unit dibawahnya.
Salah SatuContohSistem Informasi
Manajemen adalah Sistem Informasi Manajemen Perkuliahan dimana sistem informasi
ini yang dibuat untuk mempermudah top-levelmanagement (Dekan,Pembantu Dekan)
dalam usaha manajemen dan evaluasi keseluruhan proses kuliah yang telah terjadi
dalam rangka perbaikan mutu perguruan tinggi dalam bidang akademis (Yoanna,
2006:2dalamFirdausdkk,
2010).
4.4
Data
Data
meruapakan sesuatu yang belum mepunyai arti bagi penerimanya dan masih
memerlukan adanya suatu pengolahan. Data dapat berupa keadaan, benda, suara,
angka, huruf ataupun simbol-simbol lain yang berasa dari suatu objek. Dalam
pengertian lain data adalah representasi fakta dari dunia nyata yang mewakili
suatu objek uang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, text, dan
kombinasinya.
4.5
Penjualan
Penjualan adalah suatu usaha yang terpadu untuk mengembangkan
rencana- rencana strategis yang diarahkan
pada usaha pemuasan kebutuhan
dan keinginan pembeli guna mendapatkan
penjualan yang menghasilkan laba
(Marwan A, 1986). Penjualan merupakan
sumber hidup suatu perusahaan, karena
dari
perusahaan dapat diperoleh laba serta suatu usaha memikat konsumen yang diusahakan
untuk mengetahui daya tarik mereka sehingga dapat mengetahui hasil
produk yang dihasilkan. Menurut Winardi
(1982), penjualan adalah suatu transfer
hak atas benda-benda. Dari penjelasan
tersebut dalam memindahkan atau
mentransfer barang dan jasa diperlukan orang-orang yang bekerja di bidang
penjualan seperti pelaksanaan dagang, agen, wakil pelayanan, dan wakil pemasaran.
4.6 Analisa Sistem
Analisis sistem (System Analisys)
dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh
kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan
mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan,
hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga
dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. (Jogiyanto:2005)
Didalam tahap analis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus
dilakukan oleh analis sistem sebagai berikut:
1.
Identify,
yaitu mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan
langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analis sistem, tugas-tugas yang
harus dilakukan seperti:
a.
Mengidentifikasi
penyebab masalah, Tugas mengidentifikasi
penyebab masalah dapat dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu
subyek-subyek permasalahan yang telah diuraikan oleh manajemen atau yang telah
ditemukan oleh analis sistem ditahap perencanaan sistem.
b.
Mengidentifikasi
titik keputusan, Setelah penyebab terjadinya masalah dapat diidentifikasi,
selanjutnya juga harus diidentifikasi titik keputusan penyebab masalah
tersebut.
c.
Mengidentifikasi
personil-personil kunci, Identifikasi personil-personil kunci ini dapat
dilakukan dengan mengacu pada bagan alir dokumen yang ada diperusahaan serta
dokumen deskripsi jabatan.
2.
Understand,
yaitu memahami kerja dari sistem yang ada, Langkah kedua dari tahap analis
sistem adalah memahami dari sistem yang ada. Langkah ini dapat dilakukan dengan
mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Untuk mempelajari
operasi dari sistem ini diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian.
3.
Analize,
yaitu menganalisis hasil penelitian:
a. Menganalisis
kelemahan sistem, Analis sistem perlu menganalisis masalah yang terjadi untuk
dapat menemukan jawaban apa penyebab sebenarnya dari masalah yang timbul
tersebut.
b.
Menganalisis
kebutuhaninformasi pemakai/ manajemen.
4.
Report,
yaitu membuat laporan hasil analisis, Laporan hasil analis ini diserahkan
kepada steering commitmen yang
nantinya akan diteruskan kemanajemen. Tujuan utama dari penyerahan laporan ini
kepada manajemen adalah:
a.
Laporan
bahwa analisis telah selesai dilakukan.
b.
Meluruskan
kesalah pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis
sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen.
c.
Meminta
pendapat-pendapat an saran-saran dari pihak manajemen.
d.
Meminta persetujuan dari pihak manajemen untuk melakukan tindakan
selanjutnya.
4.7
Perancangan
Sistem
Perancangan sistem
adalah merancang atau mendesain suatu sistem yang baik, yang isinya adalah
langkah-langkah operasi dalam proses pengolahan data dan prosedur untuk
mendukung operasi sistem.
Menurut Jogiyanto.
HM,(1991). Perancangan sistem dapat diartikan sebagai berikut:
1.
Tahap setelah
analisis dari siklus pengembangan sistem
2.
Pendefinisian
dari kebutuhan-kebutuhan fungsional
3.
Persipan
untuk rancang bangun implementasi
5.
Yang dapat
berupa penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari
beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.Termasuk
menyangkut mengkonfigurasi dari komponen perangkat keras dari suatu sistem.
4.8
Object Oriented Analysis and Design (OOAD)
OOAD adalah metode
analisis yang memerikasa requirements dari sudut pandang kelas kelas dan objek
yang ditemui dalam ruang lingkup permasalahan yang mengarahkan arsitektur
software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek system atau subsistem.OOAD
merupakan cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model
yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah
objek,yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu
entitas.
OOAD mencakup analisis
dan desain sebuah sistem dengan pendekatan objek, yaitu Analisis Berorientasi
Objek (OOA) dan Desain Berorientasi Objek (OOD). Analisis Berorientasi Objek
adalah metode analisis yang memerika requirement
(syarat/keperluan) yang harus dipenuhi sebuah sistem) dari sudut pandang
kelas-kelas dan objek-objek yang ditemui dalam ruang lingkup perusahaan.
Sedangkan Desain Berorientasi Objek adalah metode untuk mengarahkan arsitektur
software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek sistem atau subsistem.
Tools Perancangan Berorientasi Objek
Adapun
tools-tools yang digunakan dalam
perancangan berorientasi objek sebagai berikut:
1.
Object
Oriented Analysis (OOA) dan Object
Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].
2.
UML (Unified
Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson
[1997].
Adapun kelebihan dan kekurangan perancangan berorientasi objek sebagai
berikut:
1.
Kelebihan
Perancangan Berorientasi Objek:
a.
Dibandingkan dengan metode SSAD, OOAD lebih mudah
digunakan dalam pembangunan sistem.
b.
Dibandingkan dengan SSAD, waktu pengembangan, level
organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD
(Sommerville, 2000).
c.
Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis,
sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga
akhir pembangunan sistem.
d.
Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan
implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi
dengan berbagai lingkungan eksekusi.
e.
Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di
mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam
sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain (Sommerville, 2000).
f.
Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri
yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko
pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
g.
Encapsliation data dan
method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan
memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
h.
OOAD memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan
memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
i.
Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk
memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage
secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan bersama-sama. Metode ini
memungkinkan pembangunan software dengan cepat, sehingga dapat segera masuk ke
pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan sangat fleksibel dan mudah dalam
memelihara.
2.
Kekurangan
Perancangan Berorientasi Objek
a.
Pada awal desain OOAD, sistem mungkin akan sangat
simple.
b.
Pada OOAD lebih fokus pada coding dibandingkan dengan
SSAD.
c.
Pada OOAD tidak menekankan pada kinerja team seperti
pada SSAD.
d.
Pada OOAD tidak mudah untuk mendefinisikan class dan
obyek yang dibutuhkan sistem.
e.
Sering kali pemrogramam berorientasi obyek digunakan
untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional sistem, sementara metode OOAD
tidak berbasis pada fungsional sistem.
f.
OOAD merupakan
jenis manajemen proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis
dengan metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu
yang lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD
dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
Metodologi pengembangan sistem dengan OOAD menggunakan
konsep reuse. Reuse merupakan salah satu keuntungan utama yang menjadi alasan
digunakannya OOAD. Namun demikian, tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse,
akan sangat sliit untuk menerapkan konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005).
4.9
Unified Modeling language (UML)
UML adalah bahasa untuk
menspesifikasi, visualisasi, membangun dan mendokumentasikan artifact (bagian
dari informasi yang digunakan atau yang dihasilkan oleh proses pembuatan
prangkat lunak) dari sistem perangkat lunak. Selain itu UML adalah bahasa
pemodelan yang menggunakan konsep orientai objek. UML dibuat oleh Grady Booch,
James Rumbaugh, dan Ivar Jacobs dibawah bendera Rational Software Corp. UML
menyediakan notasi-notasi yang membantu memodelkan sistem dari berbagai
pespektif. Ada beberapa diagram yang tersedia dalam UML, yaitu:
1. Class Diagram
2. Object Diagram
3. Component Diagram
4. Use Case Diagram
5. Activity Diagram
6. Composite Structure Diagram
7. Package Diagram
8. Deployment Diagram
9. Squence Diagram
4.9.1
Class Diagram
Permodelan kelas menunjukkan kelas-kelas
yang ada di sistem dan hubungan antar kelas-kelas itu, atribut-atribut dan
operasi-operasi di kelas-kelas.Diagram kelas menunjukkan aspek statik sistem
terutama untuk mendukung fungsional sistem.Kebutuhan fungsional berarti layanan-layanan
yang harus disediakan sistem ke pemakai.Diagram kelas dapat secara langsung
diimplementasikan di bahasa pemrograman berorientasi objek yang secara langsung
mendukung bentukan kelas. (Bambang Hariyanto, 2004:277)
4.9.2 Object Diagram
Objek diagram menggambarkan kejelasan
kelas dan warisan yang kadang-kadang diambil saat merancang kelas, atau untuk
membantu pemangku kepentingan non-program yang mungkin menemukan diagram kelas
terlalu abstrak. Object Diagram, kadang-kadang
disebut sebagai diagram Instance sangat mirip dengan diagram kelas. Seperti
diagram kelas object diagram juga menunjukkan hubungan antara obyek, tetapi
object diagram menggunakan contoh-contoh dunia nyata. Object diagram digunakan untuk
menunjukkan bagaimana sistem akan terlihat seperti pada waktu tertentu.
4.9.3 Component
Diagram
Menggambarkan struktur fisik kode dari
komponen. Komponen dapat berupa source code, komponen binear, atau executable
component. Sebuah komponen berisi informasi tentang logic class atau class yang
di implementasikan sehingga membuat pemetaan dari logical view ke komponen view
4.9.4
Use Case Diagram
Use
Case diagram merupakan gambaran
fungsionalitas dari sistem, sehingga pengguna sistem mengerti kegunaan sistem
yang dibangun. Use Case diagram
adalah penggambaran sistem dari sudut pandang user, sehingga pembuatan use case
lebih dititik beratkan pada fungsionalitas yang ada pada sistem, bukan
berdasarkan alur kegiatan sistem.
4.9.5.
Activity Diagram
Pada dasarnya diagram aktivitas adalah
diagram flowchart yang diperluas dan
menunjukkan aliran kendali satu aktivitas ke aktivitas lain. Diagram aktivitas
mendeskripsikan aksi-aksi dan hasilnya. Diagram aktivitas berfokus pada
aktivitas-aktivitas, potongan-potongan dari proses yang berkorespondensi dengan
metode-metode atau fungsi-fungsi anggota dan pengurutan dari
aktivitas-aktivitas ini. Hal ini serupa dengan flowchart.Namun, diagram aktivitas berbeda dari flowchart terutama karena diagram
aktivitas secara eksplisit mendukung aktivitas-aktivitas paralel dan
sinkronisasi aktivitas-aktivitas ini. (Bambang Hariyanto, 2001:325)
4.9.6 Composite Structure Diagram
Sebuah diagram struktur
komposit mirip dengan diagram kelas, tetapi menggambarkan bagian individu,
bukan seluruh kelas. Kita dapat menambahkan konektor untuk menghubungkan dua
atau lebih bagian dalam atau ketergantungan hubungan asosiasi. Diagram struktur
komposit adalah diagram yang menunjukkan struktur internal classifier,termasuk
poin interaksinya ke bagian lain dari sistem. Hal ini menunjukkan konfigurasi
danhubungan bagian, yang bersama-sama melakukan perilaku classifie.
4.9.7 Package
Diagram
Package
Diagram merupakan tinjauan logika dari suatu model yang
berupa kumpulan class/package itu sendiri. Tiap paket berisi interface yang direalisasikan oleh
publik class yang berkomunikasi
dengan class atau package lain. Paket diagram biasanya digunakan untuk menggambarkan
tingkat organisasi yang tinggi dari suatu proyek software. Atau dengan kata
lain untuk menghasilkan diagram ketergantungan paket untuk setiap paket
dalam Pohon Model.
4.9.8 Deployment
Diagram
Deployment/physicaldiagram
menggambarkan detail bagaimana komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem,
di mana komponen akan terletak (pada mesin , server
atau piranti keras apa)bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut
, spesifikasi server, danhal-hal lain yang bersifat fisikal Sebuah
node adalah server, workstation, atau piranti keras lainyang digunakan untuk
men-Deploy komponen dalam lingkungan sebenarnya.
4.9.9 Squence
Diagram
Diagram Squence
mendeskripsikan komunikasi diantara objek-objek, meliputi pesan-pesan yang ada
dan urutan pesan tesan tersebut muncul.Diagram sekuen digunakan untuk
memodelkan skenario penggunaan.Skenario penggunaan adalah barisan kejadian yang
terjadi selama satu eksekusi sistem.Cakupan skenario dapat beragam, dari mulai
semua kejadian di sistem atau hanya kejadian pada objek-objek tertentu.Skenario
menjadi rekaman historis eksekusi sistem atau gagasan eksperimen eksekusi
sistem yang diusulkan. (Bambang Hariyanto, 2004: 309)
4.9
Xampp
XAMPP adalah perangkat lunak
bebas, yang mendukung banyak system operasi, merupakan kompilasi dari beberapa
program. Fungsinya adalahsebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang
terdiri atas program ApacheHTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa
yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMP merupakan
singkatan dari X (empat system operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.
Program ini tersedia dalam GNUGeneral Public License dan bebas, merupakan web
server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang
dinamis (Alan Nur Aditya, 2011:16).
4.10
MySQL
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS)
yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi
GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan
MySQL, namun tidak boleh dijadikan
produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database
sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL
adalah sebuah konsep pengoperasian database,
terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan
dengan mudah secara otomatis.
Dapat
diketahui dari cara kerja optimizer-nya
dalam melakukan proses perintah-perintah
SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya.
Sebagai database server, MySQL
dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan
database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang
dilakukan oleh single user,
kecepatan query MySQL bisa
sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL
dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara
lain:
a. Portabilitas.
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai
sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris,
Amiga, dan masih banyak lagi.
b.
Open Source.
MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi
GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
c.
Multiuser MySQL dapat
digunakan oleh beberapa user dalam waktu
yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
d.
Performance
tuning MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan
dalam menangani query sederhana,
dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e.
Jenis Kolom MySQL memiliki
tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed unsigned integer, float, double,
char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
f.
Perintah dan Fungsi MySQL
memiliki operator dan fungsi
secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam
perintah (query).
4.11
PHP
PHP atau
Hypertext Preprocessor adalah
salah satu jenis bahasa pemrograman web yang
open source, sehingga dapat
digunakan oleh siapa saja secara cuma-cuma. Selain gratis, PHP juga memiliki kelebihan
diantaranya kemudahan dalam menggunakannya serta dapat digunakan untuk membuat website dinamis (Wisma.K,
2009:12).
PHP
adalah bahasa pemrograman web atau
scripting language yang didesain
untuk web. PHP dibuat pertama
kali oleh satu orang yaitu Rasmus Lerdorf, yang pada awalnya
dibuat untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya. Pada waktu itu PHP bernama F1 (Form Interpreter). Pada saat tersebut PHP adalah
sekumpulan script yang
digunakan untuk mengolah data form dari web.
BAB VI
PENUTUP
5.1
Kesimpulan
Setelah penulis merancang
Sistem Informasi Data Penjualan pada CV. Riski Motor maka didapat kesimpulan
sebagai berikut:
1. Dengan
adanya sistem informasi penjualan ini, maka pihak perusahaan akan lebih mudah
menegelola data motor, data pelanggan, data transaksi serta laporan penjualan
2. Dengan
membuat sistem informasi penjualan yang terkomputerisasi, perusahaan ini mampu
mengelola data motor, data pelanggan, data transaksi, dan laporan secara akurat
dan cepat sehingga dapat meninggkatkan kualitas kinerja para karyawan. Sistem
menghasilkan 2 aktor yaitu admin dan karyawan sebagai user.
5.2
Saran
Dari kesimpulan diatas maka
dapat diberikan saran yang membangun utnuk kemajuan penelitian ini:
1. Fitur
yang disediakan masih sedikit sehingga masih diperlukan pengembangan sistem
untuk penambahan beberapa fitur seperti transaksi kredit dan pembayaran
cicilan.
2. Sistem
ini diharapkan nantinya bisa lebih baik lagi dengan menambahkan beberapa aktor
seperti pimpinan untuk melihat dan menambahkan beberapa aktor seperti pimpinan
untuk melihat dan mencetak laporan.
3. Pada
penelitian ini hanya digunakan sebuah metode yaitu OOAD (Objet Oriented
Analysis and Design), sebaiknya ditambahkan juga dengan metode analisa yang
lain jika ingin di implementasikan dan memberikan hasil yang maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Asri, Marwan, dkk. 1986. Manajemen Perusahaan, Pendekatan Operasional. BPFE:Yogyakarta.
Budiharto, Widodo (2006), Visual Basic .Net 2005, Andi , Yogyakarta.
Hariyanto,
Bambang. 2004, Sistem Manajemen Basis
Data, Informatika, Bandung
Igbal, Rumanta.
2014, Perancangan Sistem Informasi
Pembelian dan Penjualan pada Oka Putra Motor Pacitan. FTI UNSA: Surakarta.
Lasamana, Silviana
Dwitaruni, Florensa, 2013, Sistem Informasi Penjualan Motor Berbasis
Web pada Showroom Tunggal Jaya, Ilmu Komputer, Jakarta
Winardi, 1982, Management Perkantoran dan Pengawasan, Alumni, Bandung.
LIST WAWANCARA
Narasumber : Riski Anugrah
Perusahaan : CV. Riski Motor
Pekanbaru
Jabatan :
Owner Perusahaan
WaktuWawancara :Pukul 10.00 WIB
Tanggal :
25 November 2018
Tempat : CV.Riski Motor, Jl. Arengka 2 Pekanbaru
1.
Pertanyaan:
Terima kasih pak atas waktu yang di berikan, jadi pertanyaan pertama, apakah di CV. Riski Motor Ini sudah memiliki sistem yg
terkomputerisasi pak?
Jawaban:
Di
CV. Riski Motor belum memiliki sistem yang terkomputerisasi
jadi setiap kegiatan yang ada disini masih menggunakan sistem manual.
2.
Pertanyaan:
Apakah
sistem manual disini berjalan dengan baik atau adakah kendala yang dihadapi
pada sistem yang berjalan saat ini.?
Jawaban:
Semua kegiatan di sini berjalan dengan
baik akan tetapi ada beberapa kendala yang dihadapi yaitu tidak adanya
penyimpanan yank layak untuk menyimpan data penjulan, sulitnya membuat laporan
penjualan dikarenakaan harus mengecek satu persatu data transaksi yang ada.
3.
Petanyaan:
Apakah
harapan bapak selanjutnya untuk masalah tersebut?
Jawaban:
Diharapkan
pada CV. Riski Motor nantimya ada sistem yang terkomputerisasi untuk
penyimpanan data dan pembuatan laporan.
4.
Pertanyaan:
Di
dalam sitem tersebut fitur apa aja yang perlu ditambahkan jika saya mencoba
membuat sistem tersebut?
Jawaban:
Untuk
fitur kalau bisa di sediakan fitur data motor, data pelanggan, transaksi cash,
transaksi kredit serta laporan yang bisa dilihat sesuai tanggal transaksi atau
sesuai kategori motor yang terjual.

No comments:
Post a Comment