Saturday, 19 January 2019

KERJA PRAKTIK. Rancang Bangun Sistem Informasi Data Penjualan Motor


RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI DATA PENJUALAN MOTOR

(Studi Kasus: CV. RISKI MOTOR PEKANBARU)

PROPOSAL KERJA PRAKTEK

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pada Jurusan Sistem Informasi
  
Oleh:
KEFLY HANDOKO
11453106174


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
2018



ABSTRAK
Sistem Informasi Data Penjualan merupakan suatu sistem yang memberikan layanan informasi yang berupa data barang, data pelanggan, transaksi dan laporan penjualan. Keberadaan sistem informasi ini penting. Dalam hal ini, CV. Riski Motor dijadikan sebagai tempat penelitian, karena sistem informasi penjualan barang yang ada di tempat tersebut belum terkelola dengan baik sehingga seringkali terjadi kesalahan dalam pembuatan laporan yang ada, seperti proses pengolahan data motor, pengolahan transaksi penjualan, pengolahan  data pelanggan,  dan pengolahan  laporan. Tujuan dibuatnya Sistem Informasi Data penjualan ini adalah untuk dapat menghasilkan suatu sumber informasi yang akurat, tepat guna juga efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan teknologi. Untuk mengatasi masalah dan mengurangi kesalahan maka di berikan solusi berbentuk sistem informasi data penjualan yang menunjang proses kinerja karyawan seperti pengolahan data motor, pengolahan data pelanggan, pengolahan transaksi dan pembuatan laporan penjualan. Teknik yang digunakan dalam menganalisa dan merancang system ini adalah teknik analisa deskriptif dan Object Oriented Analysis and Design (OOAD) dan Unified Modelling Languange (UML). Dengan adanya perancangan sistem informasi data penjualan ini dapat membantu dalam memberikan gambaran jelas tentang kelebihan dari penggunaan sistem informasi data penjualan dan mampu meningkatkan keefektifan dan keefesienan pada proses pembuatan laporan.
Kata Kunci: Object Oriented Analysis and Design(OOAD), Penjualan, Sistem Informasi, Unified Modelling Languange (UML).


ABSTRACK

Sales Data Information System is a system that provides information services in the form of data goods, customer data, transactions and sales reports. The existence of this information system is important. In this case, CV. Riski Motor serve as a place of research, because the information system sales of goods in the place has not been well managed so often mistakes in making existing reports, such as bike data processing, sales transaction processing, customer data processing, and report processing. The purpose of making this Sales Data Information System is to be able to produce an accurate, effective source of information also effective and efficient in accordance with technological developments. To solve the problem and reduce the errors, the solution is given in the form of sales data information systems that support employee performance processes such as bike data processing, customer data processing, transaction processing and sales reports. The techniques used in analyzing and designing this system are descriptive analysis techniques and Object Oriented Analysis Design (OOAD) and Unified Modelling Languange (UML). With the design of information systems sales data can help in providing a clear picture of the advantages of the use of information systems sales data and able to improve effectiveness and effectiveness in the reporting process.
Keyword: Information system, Object Oriented Analysis and Design(OOAD), Sales, Unified Modelling Languange (UML).


KATA PENGANTAR
            Assalammu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Alhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur penulis sanjungkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia, rahmat serta hidayah yang di berikan-Nya, sehingga penulis dapat melaksanakan dan akhirnya dapat menyelesaikan kerja praktek ini dengan baik. Shalawat besertakan  salam terucap buat junjungan kita Rasulullah SAW, karna jasa beliau yang telah membawa manusia dari zaman kebodohan ke zaman yang penuh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.
 Kerja praktek ini merupakan salah satu mata kuliah yang wajib sebagai persyaratan akademik untuk mengikuti kurikulum pada Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Sistem Informasi UIN Suska Riau, dan setiap mahasiswa harus melaksanakan kerja praktek ini. Dan laporan kerja praktek ini disusun sebagai pelengkap kerja praktek yang telah di laksanakan lebih kurang satu bulan.
Penulis dan penyusun laporan kerja praktek ini tidak terlepas dari bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan motifasi dan masukan-masukan kepada penulis. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1.    Bapak Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin , M.Ag selaku Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
2.    Bapak Dr. Hartono, M.Pd selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
3.    Ibu Idria Maita, S.Kom, M.Sc selaku Ketua Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
4.    Bapak Eki Saputra M.Kom sebagai pembimbing kerja praktek yang telah membimbing, memberikan arahan dan saran yang berharga dalam penyusunan kerja praktek ini.
5.    Seluruh bapak dan ibu dosen beserta staff dan pegawai Fakultas Sains dan Teknologi khususnya Jurusan Sistem Informasi.
6.    Bapak Riski Anugrah selaku Manager Perusahaan dan beliau juga sebagai pembimbing saya yang telah memberi kesempatan untuk melaksanakan kerja praktek dan telah banyak memberikan bimbingan selama di CV Riski Motor Pekanbaru.
7.    Seluruh staff dan karyawan yang ada di CV Riski Motor yang telah memberikan arahan serta semangat selama melakukan kerja praktek.
8.    Ayahanda Abu Salim dan Ibunda Asmaniar, terima kasih banyak atas pengorbanannya memberikan dukungan dan semangat demi kesuksesan dan kejayaan anaknya. Dan selalu menjadi inspirasi, motivasi hidupku dalam setiap langkahku di kehidupanku ini. Semoga beliau dalam lindungan Allah SWT dimana pun berada, dan penulis memohon do’a semoga pengorbanan beliau  mendapat keridhoan dari Allah SWT. Amiin…
9.    Semua mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2014 khususnya teman-teman SIF A dan SIF B terima kasih atas dukungan dan motifasinya terutama  yang sudah berjuang bersama saya selama pembuatan laporan ini.
10.  Semua pihak yang telah banyak membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan Laporan Kerja Praktek ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan, sumberdaya dan pengalaman penulis. Untuk itu segala kritik dan saran yang membangun sangatlah penulis harapkan semoga laporan ini dapat memenuhi syarat, dan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.

                                                                  Pekanbaru, 10 Desember 2018


Penulis   


DAFTAR ISI
                                                                                           Halaman
LEMBAR PENGESAHAN INSTANSI ........................................................     ii
LEMBAR PENGESAHAN PROGRAM STUDI ........................................    iii
ABSTRAK .......................................................................................................    iv
ABSTRACT ......................................................................................................     v
KATA PENGANTAR ....................................................................................    vi
DAFTAR ISI ....................................................................................................     x
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................  xiv
DAFTAR TABEL ...........................................................................................  xvi
BAB I.   PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang ..............................................................................   I-1
1.2  Rumusan Masalah .........................................................................   I-2
1.3  Batasan Masalah............................................................................   I-2
1.4  Tujuan Kerja Praktek.....................................................................   I-2
1.5  Manfaat .........................................................................................   I-3
1.6  Waktu dan Tempat Kerja Praktek .................................................   I-3
1.7  Metodologi Kerja Praktek..............................................................   I-3
1.8  Sistematika Penulisan ....................................................................   I-7
BAB II. PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Sejarah ..........................................................................................  II-1

2.2 Struktur Perusahaan ......................................................................  II-1

2.3 Visi dan Misi Perusahaan ..............................................................  II-4

..... 2.2.1 Visi ......................................................................................  II-4

..... 2.2.2 Misi....................................................................................... II-5

BAB III. TUGAS KERJA PRAKTEK

3.1 Tugas Kerja Praktek ..................................................................   III-1

3.2 Analisa Permasalahan.................................................................   III-1

3.3 Jadwal Pengerjaan Kerja Praktek...............................................   III-2

 

BAB IV.  LANDASAN TEORI

4.1 Sistem ........................................................................................  IV-1
4.2 Informasi ...................................................................................  IV-1
4.3 Sistem Informasi .......................................................................  IV-2
4.4 Data ...........................................................................................  IV-2
4.5 Penjualan ...................................................................................  IV-2
4.6 Analisa Sistem ...........................................................................  IV-3
4.7 Perancangan Sistem................................................................... IV-4
4.8 Object Oriented Analysis and Design (OOAD) ........................  IV-5
4.9 Unified Modeling Language (UML) .........................................  IV-7
...... 4.9.1 Class Diagram ................................................................  IV-8
...... 4.9.2 Object Diagram ..............................................................  IV-9
...... 4.9.3 Component Diagram ......................................................  IV-9
...... 4.9.4 Use Case Diagram .........................................................  IV-9
...... 4.9.5 Activity Diagram ...........................................................   IV-11
...... 4.9.6 Composite Structure Diagram ......................................   IV-11
...... 4.9.7 Package Diagram .........................................................   IV-12
...... 4.9.8 Deployment Diagram ...................................................   IV-12
...... 4.9.9 Squence Diagram .........................................................   IV-12
4.10 Xampp ..................................................................................   IV-13
4.11 MySQL .................................................................................   IV-13
4.12 PHP .......................................................................................   IV-14
BAB V.   ANALISA DAN PERANCANGAN
5.1 Analisa Sistem.............................................................................. V-1
5.1.1    Analisa Sistem yang Berjalan ......................................... V-1
5.1.2    Analisa Sistem Baru ....................................................... V-2
5.1.2.1 Use Case Diagram ............................................. V-2
5.1.2.2 Class Diagram .................................................... V-8
5.1.2.3 Activity Diagram.................................................. V-9
5.1.2.4 Squence Diagram.............................................. V-13

5.2 Perancangan Sistem ..................................................................  V-17

       5.2.1   Perancangan Database................................................... V-17

...... 5.2.2   Perancangan Struktur Menu.......................................... V-21

...... 5.2.3   Perancangan Antar Muka.............................................. V-22

5.3 Hasil dan Implementasi............................................................. V-27

...... 5.3.1   Implementasi Hasil Sistem............................................. V-27

...... 5.3.2   Hasil Interface Sistem.................................................... V-29

...... 5.3.3   Pengujian (Blackbox)..................................................... V-36

BAB V.   PENUTUP

6.1 Kesimpulan................................................................................ VI-1

6.2 Saran.......................................................................................... VI-1

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................

LAMPIRAN...................................................................................................




DAFTAR GAMBAR
Gambar                                                                                                      Halaman
2.1    Struktur Organisasi..................................................................................... II-2
5.1    Use Case Diagram Usulan......................................................................... V-3
5.2    Class Diagram Yang Diusulkan................................................................. V-9
5.3    Activity Diagram Login............................................................................ V-10
5.4    Activity Diagram Data Motor................................................................... V-10
5.5    Activity Diagram Data Pelanggan............................................................. V-11
5.6    Activity Diagram Transaksi Cash.............................................................. V-11
5.7    Activity Diagram Transaksi Kredit........................................................... V-12
5.8    Activity Diagram Laporan......................................................................... V-12
5.9    Activity Diagram Administrator................................................................ V-13
5.10  Sequence Diagram Login......................................................................... V-14
5.11  Sequence Diagram Data Motor................................................................ V-14
5.12  Sequence Diagram Data Pelanggan......................................................... V-15
5.13  Sequence Diagram Transaksi Cash.......................................................... V-15
5.14  Sequence Diagram Transaksi Kredit........................................................ V-16
5.15  Sequence Diagram Administrator............................................................. V-16
5.16  Sequence Diagram Laporan..................................................................... V-17
5.17  Pembuatan Database................................................................................ V-18
5.18  Struktur Menu Admin.............................................................................. V-22
5.19  Struktur Menu User.................................................................................. V-22
5.20  Desain Halaman Login.............................................................................. V-22
5.21  Desain Halaman Home............................................................................. V-23
5.22  Desain Halaman Tampilkan Motor........................................................... V-23
5.23  Desain Halaman Tambah Motor............................................................... V-23
5.24  Desain Halaman Tampilkan Pelanggan..................................................... V-24
5.25  Desain Halaman Tambah Pelanggan......................................................... V-24
5.26  Desain Halaman Transaksi Cash............................................................... V-24
5.27  Desain Halaman Tambah Transaksi Cash Baru........................................ V-25
5.28  Desain Halaman Transaksi Kredit............................................................ V-25
5.29  Desain Halaman Tambah Transaksi Kredit Baru...................................... V-25
5.30  Desain Halaman Bayar Cicilan................................................................. V-26
5.31  Desain Halaman Data User...................................................................... V-26
5.32  Desain Halaman Tambah User................................................................. V-26
5.33  Halaman Utama Sistem............................................................................ V-29
5.34  Halaman Login.......................................................................................... V-30
5.35  Halaman Home......................................................................................... V-30
5.36  Halaman Data Motor................................................................................ V-31
5.37  Halaman Tambah Motor........................................................................... V-31
5.38  Halaman Data Pelanggan.......................................................................... V-32
5.39  Halaman Tambah Pelanggan..................................................................... V-32
5.40  Halaman Data Transaksi Cash.................................................................. V-33
5.41  Halaman Tambah Data Transaksi Cash Baru........................................... V-33
5.42  Halaman Data Transaksi Kredit................................................................ V-34
5.43  Halaman Tambah Data Transaksi Kredit.................................................. V-34
5.44  Halaman Bayar Cicilan Kredit.................................................................. V-35
5.45  Halaman Menampilkan Laporan............................................................... V-35
5.46  Halaman Tampilkan Laporan Di Excel..................................................... V-36


DAFTAR TABEL
Tabel                                                                                                          Halaman
1.1    Metodelogi Kerja Praktek ......................................................................     I-5
3.1    Jadwal Kegiatan Kerja praktek ..............................................................   III-2
4.1    Simbol Class Diagram ...........................................................................  IV-8
4.2    Simbol Use Case Diagram ...................................................................   IV-10
4.3    Simbol Activity Diagram ......................................................................   IV-11
4.4    Simbol Sequence Diagram....................................................................   IV-13
5.  Deskripsi Aktor Sistem Data Penjualan..................................................    V-3
5.  Deskripsi Use Case Diagram .................................................................    V-4
5.3    Skenario Use Case Login .......................................................................    V-4
5.4    Skenario Use Case Mengelola Data Motor ............................................    V-5
5.5    Skenario Use Case Mengelola Data Pelanggan.......................................    V-5
5.6    Skenario Use Case Mengelola Transaksi Cash........................................    V-6
5.7    Skenario Use Case Mengelola Transaksi Kredit.....................................    V-7
5.8    Skenario Use Case Melihat dan Mencetak Laporan ..............................    V-7
5.9    Skenario Use Case Mengelola Data Administrator ................................    V-8
5.10  Tabel Database User............................................................................... V-18
5.11  Tabel Database Pelanggan...................................................................... V-19
5.12  Tabel Database Motor............................................................................. V-19
5.13  Tabel Database Beli Cash....................................................................... V-20
5.14  Tabel Database Beli Kredit..................................................................... V-20
5.15  Tabel Database Bayar Cicilan.................................................................. V-21
5.16  Tabel Perangkat Keras............................................................................. V-28
5.17  Tabel Perangkat Lunak ...........................................................................  V-28
5.18  Tabel Perangkat Lunak dalam Pengembangan .......................................  V-29
5.19  Identifikasi Pengujian Blackbox .............................................................  V-37


BAB I

PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang

Teknologi informasi dari tahun ketahun mengalami perkembangan semakin cepat menjadi tantangan berat bagi pengguna teknologi informasi itu sendiri dan mendorong setiap sektor organisasi baik formal maupun informal atau lembaga-lembaga lainnya untuk dapat memanfaatkannya sebagai penunjang kegiatan kerja sehingga dapat menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Untuk itu maka dibutuhkan sumber daya pendukung lainnya seperti perangkat lunak yang dapat diandalkan kemampuannya serta sumber daya manusia yang harus menguasai kemampuan teknologi informasi itu sendiri. Dari perkembangan itulah kita harus memahami serta mengenal teknologi.
Di zaman sekarang pemanfaatan komputer sangat banyak digunakan untuk mempermudah suatu pekerjaan. Beberapa maanfaat dari penggunaan komputer disebuah instansi yaitu suatu pekerjaan akan lebih cepat selesai, efektif, efisien, selain itu data yang dihasilkan oleh komputer akan lebih akurat dan tidak mudah hilang dibandingkan dengan manual dan apabila ada suatu kesalahan maka dengan mudah kita dapat mengidentifikasinya.
CV. Riski Motor adalah suatu usaha yang bergerak dibidang penjualan motor bekas. Dengan mengutamakan kedisiplinan, pelayanan yang prima dan berkualitas CV. Riski Motor semakin  memantapkan posisinya ditengah persaingan yang semakin ketat diantara perusahaan motor lainnya. Sistem yang berjalan saat ini mempunyai beberapa kelemahan diantaranya, pertama banyaknya data motor, data pelanggan, dan data penjualan yang hilang atau tercecer karna masih menggunakan pencatatan di media kertas. Permasalahan kedua, tidak adanya media penyimpanan yang layak untuk penyimpanan data-data tersebut. Permasalahan berikutnya, tidak adanya laporan pembelian perbulanya akibatnya karyawan kesulitan dalam memberi hasil penjualan.
Dari berbagai permasalahan di CV. Riski Motor ini dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu dalam proses penjualan untuk mempermudah kinerja perusahaan. Pada sistem usulan ini karyawan diharapkan bisa lansung menginput data pelanggan, data motor, dan mencetak laporan penjualan perbulanya.
 Berdasarkan uraian diatas, perlu dibangun sistem informasi data penjualan di CV. Rifki Motor ini. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menulis Laporan Kerja Praktek ini dengan judul Rancang Bangun Sistem Iinformasi Data Penjualan Motor Pada CV. Riski Motor Arengka pekanbaru ”.

1.2              Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam kerja praktek ini adalah bagaimana merancang sistem informasi data penjualan motor di CV. Riski Motor Pekanbaru untuk mengatasi permasalahan dalam memasukan data motor, data pelanggan dan data penjualan.

1.3              Batasan Masalah

Sistem ini permasalahannya di batasi Agar Pembahasan masalah yang dilakukan dapat terarah dengan baik dan tidak menyimpang dari pokok masalah, maka yang dilakukan adalah mengambil langkah Sebagai berikut :
1.  sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemograman HTMP, PHP, CSS, dan menggunakan MySQL sebagai database.
2.  Pada sistem ini hanya dibahas mengenai sistem pembelian tunai.
3.  Sistem ini hanya berjalan menggunakan localhost dari xampp.
4.  Penulis memberikan batasan masalah yang berkaitan dengan sistem yaitu informasi data motor, data pelanggan serta data penjualan.

1.4              Tujuan Kerja Praktek
Tujuan yang akan dicapai dalam pelaksanaan Kerja Praktek ini adalah sebagai berikut:
1.      Tujuan umum
Bagaimana menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada CV. Riski Motor Pekanbaru melalui Sistem Informasi data penjualan, sehingga nantinya bisa mempermudah karyawan dalam pekerjaannya.
2.      Tujuan khusus
1.      Menciptakan sistem informasi data penjualan pada CV. Riski Motor yang dapat menyimpan data penjualan secara cepat dan akurat.
2.      Merancang sistem informasi penyimpanan data penjualan yang dapat memberikan laporan penjualan.
3.      Mempermudah segala masalah yang dihadapi dalam pencarian data penjualan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

1.5              Manfaat
Adapun manfaat dari Kerja Praktek ini adalah sebagai berikut :
a.       Badan Lingkungan Hidup
1.      Tersedianya sistem informasi data penjualan pekerjaan yang berguna untuk meningkatkan kinerja karyawan pada CV. Riski Motor Sebagai bahan evaluasi perusahaan.
b.      Penulis
1.      Menambah wawasan serta mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dengan keadaan yang nyata.
2.      Merasakan pengalaman bagaimana berinteraksi dan bersosialisasi di dunia kerja dengan baik dan benar.

1.6              Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek
Kerja praktek ini dilakasanakan pada :
Waktu              : 20 Oktober – 20 November 2018
Tempat             : CV. Riski Motor
Alamat             : Jl. Arengka 1Pekanbaru

1.7              Metodelogi Kerja Praktek
Studi Kepustakaan dilakukan dengan mengambil beberapa literature yang berkaitan dengan materi Kerja Praktek yaitu seperti jurnal ilmiah,  Laporan kerja praktek senior yang relevan dan buku penunjang.
1.8              Metodelogi Kerja Praktek
Metodologi penelitian kerja praktek yang dilaksanakan dapat digambarkan pada tabel kegiatan dibawah ini
Tabel 1.1 Metodologi kerja praktek
Keterangan tabel 1.1 Metodologi Kerja Praktek:


Berdasarkan diagram diatas dapat dijelaskan secara detail tahapan dalam melakukan Kerja Praktek, yaitu:
1.    Perencanaan
          Penulis menentukan lokasi kerja praktek sebagai tempat dilaksanakan penelitian, kemudian mengirimkan surat kepada perusahaan, kemudian akan ada balasan surat dari instansi yang kemudian diserahkan kejurusan. Lalu penulis mengidentifikasi masalah, merumuskan masalah, menentukan tujuan dan manfaat, serta menentukan data apa saja yang dibutuhkan.
2.    Pengumpulan dan Pengolahan Data
Merupakan model pengumpulan data dengan cara terjun langsung ke lapangan yaitu pada CV. Riski Motor dan setelah data dikumpulkan data langsung di olah. Metode yang digunakan adalah:
a.    Observasi
Metode observasi atau pengamatan merupakan salah satu metode pengumpulan data/fakta yang cukup efektif. Dalam penelitian ini,penulis melihat secara langsung kegiatan penjualan pada CV. Riski Motor

b.    Wawancara (Interview)
Wawancara (interview) yaitu suatu model data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan atau tanya-jawab secara langsung untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam proses penjualan.
c.    Studi Litelatur
          Dalam Metode ini, data didapat dari membaca buku sumber yang berkaitan dalam pengembangan sistem seperti Rekayasa Perangkat Lunak karya Al Bahra Bin Ladjamudin dan Pemodelan Visual Dengan UML karya Munawar dan mencari jurnal/paper tentang sistem informasi penjualan.
Tahapan ini merupakan tahapan inti dari penulisan laporan kerjapraktek.
          Tahapan ini akan menghasilkan data analisa dan data perancangan, data-data tersebut akan menjadi output (sistem usulan) pada kerja praktek ini.
a.    Analisa sistem lama
Pada tahap ini dilakukan penelitian terhadap kekurangan dari sistem lama yang digunakan pada CV. Riski Motor yang masih mengunakan sistem manual. Kemudian data-data tersebut dijadikan acuan untuk menentukan solusi pembuatan sistem baru yang lebih baik dari sistem lama.
3.    Perancangan
Dalam tahap perancangan pada system ini yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut:
a.    Perancangan Database dan UML
Perancangan yang digunakan yaitu dengan tool UML yang dilakukan dengan bentuk pembuatan diagram. Setelah itu dilanjutkan merancang usecase diagram, activity diagram, sequence diagram dan class diagram.
b.    Perancangan Interface
Pada tahap ini dilakukan perancangan bentuk interface program yang dibuat, perancangan interface ini meliputi perancangan laporan-laporan yang diinginkan serta menu-menu yang terdapat dalam program nantinya.
4.    Tahap Pengkodingan
Setelah melakukan analisa dan perancangan, tahap selanjutnya adalah pengkodean sistem yang akan diusulkan untuk mendukung proses bisnis yang dijalankan perusahaan, sistem ini menggunkan  bahasa pemograman PHP dengan database MySql.
5.    Tahap Pembuatan Laporan
Adapun tahap terakhir dari Kerja Praktek ini adalah tahap penulisan laporan. Kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a.    Melakukan Konsultasi Terhadap Pembimbing Kerja Praktek
Konsultasi terhadap Pembimbing Kerja Praktek sangat diperlukan dalam penulisan laporan. Karena, banyak masukan atau saran dari pembimbing yang sebelumnya tidak diketahui oleh penulis, dan melakuan revisi yang sesuai dengan masukan dari pembimbing.
b.    Melakukan Dokumentasi Hasil Kerja Prektek
Seluruh data yang diperoleh dan telah di analisa serta sistem usulan, maka hasil akhirnya didokumentasikan dalam bentuk sebuah laporan, yang nantinya akan diujikan kembali dihadapan pembimbing. Tahap penulisan laporan ini merupakan bukti transfer ilmu dari tacit knowledge (ilmu yang dimiliki) ke explicit knowledge (sharing/ penyampaian ilmu yang telah dimiliki). Data yang telah didapatkan sebelumnya, diolah kedalam tulisan yang nantinya diharapkan mempunyai nilai informasi mengenai analisa, serta sistem usulan yang dilakukan.
1.9              Sistematiak Penulisan
Sistematika penulisan laporan ini disusun agar dalam pembuatan laporan dapat lebih terstruktur dan ringkas. Adapun urutan penulisan sebagai berikut :
BAB I             PENDAHULUAN
Bab ini akan menjelaskan mengenai deskripsi umum dari kerja praktek yang meliputi latar belakang, rumusan masalah, tujuan batasan masalah, metode penelitian dan sistematika penulisan.
BAB II            PROFIL INSTANSI
Bab ini berisi pembahasan tentang profil instansi yang memuat penjabaran yang berkaitan dengan sejarah singkat instansi, visi dan misi instansi, struktur organisasi.
BAB III          TUGAS KERJA PRAKTEK
Bab ini menjelasan uraian kegiatan selama menjalankan Kerja Praktek, mulai dari tugas Kerja Praktek, analisa permasalahan, jadwal kegiatan, dan metode pengerjaan Kerja Praktek.
BAB IV          LANDASAN TEORI
Bab ini membahas teori-teori yang berhubungan dengan topik  kerja praktek yang terdiri dari pengertian sistem informasi, pengertian model pengembangan sistem dan perancangan sistem.
BAB V            HASIL KERJA PRAKTEK
Bab ini berisi pembahasan mengenai perancangan sistem dimulai dari model perancangan yang digunakan sampai pada hasil rancangan antarmuka sistem penjualan mobil yang akan dibangun.

BAB VI          PENUTUP
Bab ini akan menguraikan kesimpulan mengenai hasil penelitian yang telah dibahas dan juga memberikan saran-saran yang sekiranya diperlukan.


BAB II
PROFIL INSTANSI

2.1   Sejarah
Instansi ini dibangun pada tanggal 02 September 2007 oleh Budi Koto, Arifin Koto DT dan beberapa anggota dengan nama CV Riski Motor. Perusahaan ini bergerak dibidang penjualan motor baru dan bekas. Instansi ini selalu berlokasi di Jl. Arengka 1 Pekanbaru yang dahulunya dipimpin oleh Budi Koto.
Dengan mengutamakan disiplin, pelayanan yang berkualitas dalam melayani konsumen CV Riski Motor semakin mantap ditengah persaingan yang ketat di tengah – tengah masyarakat dan instansi yang serupa.
Hal ini dibuktikan dengan digunakannya Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 18 tahun 2004 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan, Lingkungan Hidup dan Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, CV Riski Motor telah menjadi Instansi yang terpercaya dan mengikuti aturan yang berlaku.

2.2  Struktus Instansi
Guna mencapai tujuan yang telah ditentukan instansi sebelumnya, sanagat di perlukan struktur organisasi yang digunakan sebagai pedoman jelas dalam menjalankan fungsinya, tugas dari berbagai macam divisi, CV riski Motor telah menyusun struktur organisasi guna mencapai tujuannya. Instansi ini menggambarkan tugas, wewenang dan tanggung jawab dari setiap bagian yang menunjukan keterkaitan antar bagian. Bagan tersebut ditunjukan sebagai berikut :
Berdasarkan struktur organisasi di atas dapat dijelaskan uraian tugas dan tanggung jawab dari masing masing. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan diuraikan secara umum, yaitu :
1.      Direktur
a.       Mengawasi  pelaksanaan  atas  sasaran,  tujuan,  dan  ketentuan   ketentuan  pokok perusahaan.
b.      Mengkoordinasi aktivitas aktivitas perusahaan.
c.       Bertanggung jawab atas kemajuan perusahaan.
d.      Memeriksa dan menyetujui segala bentuk aktivitas perusahaan.


2.      Bagian Keuangan

a.       Mengkoordinasikan, mengawasi, dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Accounting, keuangan, business support dan general affairs.
b.      Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan Administrasi CV Riski Motor.

3.      Bagian Penjualan

a.       Mengkoordinir,  mengawasi,  dan  mengevaluasi  kegiatan  para  bawahannya  dalam aktivitas pemasaran.
b.      Mencari peluang pasar yang baru.
c.       Mengusahakan kelancaran dan kelangsungan penjualan. d.  Mengusahakan target penjualan yang telah ditetapkan.
4.      Kasir
a.       Menjalankan proses penjualan dan pembayaran.
b.      Melakukan pencatatan atas semua transaksi.
c.       Membantu pelanggan dalam memberikan informasi mengenai suatu produk.
d.      Melakukan pencatatan kas fisik serta melakukan pelaporan kepada atasan.
5.      Bagian Penjualan
a.       Menentukan strategi pemasaran yang efektif dan efisien denganmemperhatikan sember daya perusahaan.
b.      Menjalin   hubunga denga pelangga khususny dala penangana complain, pengukuran kepuasan pelanggan.
c.       Menciptakan  kenyamanan  kerja  kariawan  prusahaan  dengan  mengoptimalkan  fungsi kerja dibagian pennjualan.
6.      ADM
a.       Mencatat dan memeriksa status data penjualan mana yang sudah masuk dan mana yang belum agar memudahkan untuk menindaklanjuti kekurangannya.
b.      Menginput data penjualan setiap hari dengan teliti benar dan tepat.
c.       Menyusun laporan keuangan.
7.      Sales Marketing
a.       Memperkenalkan  perusahaan  kepada  masyarakat,  melalui  produk  yang  dibuat  oleh perusahaan.
b.      Menghasilkan pendapatan bagi perusahaan dengan cara menjual produk perusahaan.
c.       Menjalin hubungan baik dengan pelanggan dan masyarakat serta menjembatani antara perusahaan dan lingkungan eksternal.
d.      Menyerap informasi dan menyampaikan kepada perusahaan tentang segala sesuatu yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan penjualan produk.
8.      Front Office
a.       Mengatur administrasi keuangan perusahaan.
b.      Menyusun laporan keuangan.
c.       Anggaran pengeluaran dan penghasilan bulanan atau tahunan.
d.      Membayar gaji kariawan.
e.       Membuat surat-surat yang berhubungan dengan perbankan dan kemampuan keuangan perusahaan.

2.1  Visi dan Misi CV Riski Motor
a.       Visi
1.      Menjadi  perusahaan  penjualan  yang  professional  yaitu  sebuah  perusahaan  yang memiliki menajemen tepatguna dalam mengelola organisasi dan menjalankan usaha.
2.      Menjadi perusahaan terpecaya yaitu sebuah perusahaan yang memiliki akuntabilitas dan kredibilitas yang tinggi.
3.      Menjadi perusahaan penjualan yaitu sebuah perusahaan yang memiliki prioritas utama dalam bekerjasama dengan semua pihak yang berkepentingan.


b.      Misi
1.      Menjadikan perusahaan penjualan yang terbaik yang mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya pada konsumen.
2.      Membina kerjasama yang baik antara supplier, produsen dan konsumen.
3.      Menerapkan  budaya  kualitas  di  antara  supplier  dan  produsen  demi  terciptanya kualitas produk yang unggul.
4.      Meningkatkan kemampuan sumber manusia yang handal dan kompeten.


BAB III
TUGAS KERJA PRAKTEK

3.1     Tugas Kerja Praktek
Tugas Kerja Praktek dilaksanakan di CV. Riski Motor Pekanbaru mulai dari bulan 20 Oktober 2018 hingga 20 November 2018.  Setiap minggu di susun agenda atau project planning mulai dari proses pengumpulan data hingga penulisan laporan Kerja Praktek. Agenda pada minggu pertama adalah pemberian surat permohonan kerja praktek dan proses perkenalan kepada CV. Riski Motor
Minggu kedua dilakukan identifikasi peran dan karyawan pada CV. Riski Motor. Selanjutnya dilakukan pekerjaan  membantu bagian marketing untuk membantu proses penjualan.
Minggu ketiga dilakukan pengumpulan data yang dibutuhkan dan menganalisa data yang diperoleh dari hasil observasi, studi pustaka, wawancara  dan perancangan sistem. Minggu keempat dilakukan pekerjaan yang sama seperti minggu ketiga.

3.2     Analisis Permasalahan
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, analisa dari permasalahan yang ada di CV. Riski Motor adalah kinerja karyawan yang kurang efiektif sehingga hasil yang tidak sesuai dengan yang diharapkan perusahaan, uraian  yaitu:
1.    Masih menggunakan kertas untuk proses pencatatan yang di tulis tangan, sehingga memerlukan proses yang cukup lama dan tidak efektif pada pengolahan data pelangan.
2.    Adapun penggunaan komputer kurang memadai dalam perekapaan data penjualan.
3.    Sering terjadinya data yang tercecer, karena tidak ada bekapan data pelanggan maupun penjualan.
3.3     Jadwal Kerja Praktek
Dalam Pembuatan laporan Kerja Praktek ini diperlukan adanya jadwal yang akan dilakukan selama dalam kegiatan agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Tabel 3.2 Jadwal Kerja Praktek
No
Nama Kegiatan
Minggu ke-
1
2
3
4
1
Perkenalan dan Adaptasi dengan lingkungan.




2
Pengumpulan Data




3
Pembuatan website dan Rerview data




4
Pembuatan Laporan






BAB IV

LANDASAN TEORI

4.1              Sistem

Sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. (Sutabri, 2004). Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya, yaitu (Jogiyanto, 2001):
1.    Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur.Mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja yang dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
2.    Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya. Mendefinisikan sistem sebagai suatu kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

4.2              Informasi

Menurut George H. Bodnar  dan William S (2001:1) yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf dalam Jurnal Fendra Sukmana (2014)  bahwa Informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat. Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, informasi yang disampaikan kepada pemakai merupakan hasil dari data yang dimasukkan kedalam pengolahan. Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, informasi yang disampaikan kepada pemakai merupakan hasil dari data yang dimasukkan kedalam pengolahan.

4.3              Sistem informasi

Hartono (2013) mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen sebagai seperangkat prosedur yang tersusun dengan baik yang pada saat dijalankan, menghasilkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam organisasi. Sedangkan menurut McLeod (1996:30) Sistem Informasi Manajemen didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis Komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal – perusahaan atau sub unit dibawahnya.
Salah SatuContohSistem Informasi Manajemen adalah Sistem Informasi Manajemen Perkuliahan dimana sistem informasi ini yang dibuat untuk mempermudah top-levelmanagement (Dekan,Pembantu Dekan) dalam usaha manajemen dan evaluasi keseluruhan proses kuliah yang telah terjadi dalam rangka perbaikan mutu perguruan tinggi dalam bidang akademis (Yoanna, 2006:2dalamFirdausdkk, 2010).

4.4              Data

Data meruapakan sesuatu yang belum mepunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data dapat berupa keadaan, benda, suara, angka, huruf ataupun simbol-simbol lain yang berasa dari suatu objek. Dalam pengertian lain data adalah representasi fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek uang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, text, dan kombinasinya.

4.5              Penjualan

Penjualaadalasuatu  usaha  yanterpadu  untuk  mengembangkan rencana- rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan   pembeli   gun mendapatkan   penjuala yan menghasilka laba (Marwan A, 1986). Penjualan merupakan sumber hidup suatu perusahaan, karena dari perusahaan dapat diperoleh laba serta suatu usaha memikat konsumen yang diusahakan untuk mengetahui daya tarik mereka sehingga dapat mengetahui hasil produk yang dihasilkan. Menurut Winardi (1982), penjualan adalah suatu transfer hak atas benda-benda. Dari penjelasan tersebut dalam memindahkan atau mentransfer barang dan jasa diperlukan orang-orang yang bekerja di bidang penjualan seperti pelaksanaan dagang, agen, wakil pelayanan, dan wakil pemasaran.

4.6       Analisa Sistem

Analisis sistem (System Analisys) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. (Jogiyanto:2005)
Didalam tahap analis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis sistem sebagai berikut:
1.      Identify, yaitu mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analis sistem, tugas-tugas yang harus dilakukan seperti:
a.    Mengidentifikasi penyebab masalah,  Tugas mengidentifikasi penyebab masalah dapat dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu subyek-subyek permasalahan yang telah diuraikan oleh manajemen atau yang telah ditemukan oleh analis sistem ditahap perencanaan sistem.
b.    Mengidentifikasi titik keputusan, Setelah penyebab terjadinya masalah dapat diidentifikasi, selanjutnya juga harus diidentifikasi titik keputusan penyebab masalah tersebut.
c.    Mengidentifikasi personil-personil kunci, Identifikasi personil-personil kunci ini dapat dilakukan dengan mengacu pada bagan alir dokumen yang ada diperusahaan serta dokumen deskripsi jabatan.
2.        Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada, Langkah kedua dari tahap analis sistem adalah memahami dari sistem yang ada. Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Untuk mempelajari operasi dari sistem ini diperlukan data yang dapat diperoleh  dengan cara melakukan penelitian.
3.        Analize, yaitu menganalisis hasil penelitian:
a.    Menganalisis kelemahan sistem, Analis sistem perlu menganalisis masalah yang terjadi untuk dapat menemukan jawaban apa penyebab sebenarnya dari masalah yang timbul tersebut.
b.    Menganalisis kebutuhaninformasi pemakai/ manajemen.
4.        Report, yaitu membuat laporan hasil analisis, Laporan hasil analis ini diserahkan kepada steering commitmen yang nantinya akan diteruskan kemanajemen. Tujuan utama dari penyerahan laporan ini kepada manajemen adalah:
a.    Laporan bahwa analisis telah selesai dilakukan.
b.    Meluruskan kesalah pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen.
c.    Meminta pendapat-pendapat an saran-saran dari pihak manajemen.
d.   Meminta persetujuan dari pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya.

4.7              Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah merancang atau mendesain suatu sistem yang baik, yang isinya adalah langkah-langkah operasi dalam proses pengolahan data dan prosedur untuk mendukung operasi sistem.
Menurut Jogiyanto. HM,(1991). Perancangan sistem dapat diartikan sebagai berikut:
1.    Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem
2.    Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional
3.    Persipan untuk rancang bangun implementasi
4.    Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
5.    Yang dapat berupa penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponen perangkat keras dari suatu sistem.

4.8              Object Oriented Analysis and Design (OOAD)

OOAD adalah metode analisis yang memerikasa requirements dari sudut pandang kelas kelas dan objek yang ditemui dalam ruang lingkup permasalahan yang mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek system atau subsistem.OOAD merupakan cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek,yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas.
OOAD mencakup analisis dan desain sebuah sistem dengan pendekatan objek, yaitu Analisis Berorientasi Objek (OOA) dan Desain Berorientasi Objek (OOD). Analisis Berorientasi Objek adalah metode analisis yang memerika requirement (syarat/keperluan) yang harus dipenuhi sebuah sistem) dari sudut pandang kelas-kelas dan objek-objek yang ditemui dalam ruang lingkup perusahaan. Sedangkan Desain Berorientasi Objek adalah metode untuk mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek sistem atau subsistem. Tools Perancangan Berorientasi Objek
Adapun tools-tools yang digunakan dalam perancangan berorientasi objek sebagai berikut:
1.    Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].
2.    UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997].
Adapun kelebihan dan kekurangan perancangan berorientasi objek sebagai berikut:
1.    Kelebihan Perancangan Berorientasi Objek:
a.    Dibandingkan dengan metode SSAD, OOAD lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem.
b.    Dibandingkan dengan SSAD, waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD (Sommerville, 2000).
c.    Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
d.   Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan eksekusi.
e.    Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain (Sommerville, 2000).
f.     Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
g.    Encapsliation data dan method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
h.    OOAD memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
i.      Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan bersama-sama. Metode ini memungkinkan pembangunan software dengan cepat, sehingga dapat segera masuk ke pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan sangat fleksibel dan mudah dalam memelihara.
2.    Kekurangan Perancangan Berorientasi Objek
a.    Pada awal desain OOAD, sistem mungkin akan sangat simple.
b.    Pada OOAD lebih fokus pada coding dibandingkan dengan SSAD.
c.    Pada OOAD tidak menekankan pada kinerja team seperti pada SSAD.
d.   Pada OOAD tidak mudah untuk mendefinisikan class dan obyek yang dibutuhkan sistem.
e.    Sering kali pemrogramam berorientasi obyek digunakan untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional sistem, sementara metode OOAD tidak berbasis pada fungsional sistem.
f.     OOAD merupakan jenis manajemen proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis dengan metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu yang lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
Metodologi pengembangan sistem dengan OOAD menggunakan konsep reuse. Reuse merupakan salah satu keuntungan utama yang menjadi alasan digunakannya OOAD. Namun demikian, tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse, akan sangat sliit untuk menerapkan konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005).

4.9              Unified Modeling language (UML)

UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, visualisasi, membangun dan mendokumentasikan artifact (bagian dari informasi yang digunakan atau yang dihasilkan oleh proses pembuatan prangkat lunak) dari sistem perangkat lunak. Selain itu UML adalah bahasa pemodelan yang menggunakan konsep orientai objek. UML dibuat oleh Grady Booch, James Rumbaugh, dan Ivar Jacobs dibawah bendera Rational Software Corp. UML menyediakan notasi-notasi yang membantu memodelkan sistem dari berbagai pespektif. Ada beberapa diagram yang tersedia dalam UML, yaitu:
1.    Class Diagram
2.    Object Diagram
3.    Component Diagram
4.    Use Case Diagram
5.    Activity Diagram
6.    Composite Structure Diagram
7.    Package Diagram
8.    Deployment Diagram
9.    Squence Diagram

4.9.1   Class Diagram


Permodelan kelas menunjukkan kelas-kelas yang ada di sistem dan hubungan antar kelas-kelas itu, atribut-atribut dan operasi-operasi di kelas-kelas.Diagram kelas menunjukkan aspek statik sistem terutama untuk mendukung fungsional sistem.Kebutuhan fungsional berarti layanan-layanan yang harus disediakan sistem ke pemakai.Diagram kelas dapat secara langsung diimplementasikan di bahasa pemrograman berorientasi objek yang secara langsung mendukung bentukan kelas. (Bambang Hariyanto, 2004:277)

4.9.2   Object Diagram

Objek diagram menggambarkan kejelasan kelas dan warisan yang kadang-kadang diambil saat merancang kelas, atau untuk membantu pemangku kepentingan non-program yang mungkin menemukan diagram kelas terlalu abstrak. Object Diagram, kadang-kadang disebut sebagai diagram Instance sangat mirip dengan diagram kelas. Seperti diagram kelas object diagram juga menunjukkan hubungan antara obyek, tetapi object diagram  menggunakan contoh-contoh dunia nyata. Object diagram digunakan untuk menunjukkan bagaimana sistem akan terlihat seperti pada waktu tertentu.
4.9.3 Component Diagram
Menggambarkan struktur fisik kode dari komponen. Komponen dapat berupa source code, komponen binear, atau executable component. Sebuah komponen berisi informasi tentang logic class atau class yang di implementasikan sehingga membuat pemetaan dari logical view ke komponen view
4.9.4 Use Case Diagram
Use Case diagram merupakan gambaran fungsionalitas dari sistem, sehingga pengguna sistem mengerti kegunaan sistem yang dibangun. Use Case diagram adalah penggambaran sistem dari sudut pandang user, sehingga pembuatan use case lebih dititik beratkan pada fungsionalitas yang ada pada sistem, bukan berdasarkan alur kegiatan sistem.

4.9.5. Activity Diagram

Pada dasarnya diagram aktivitas adalah diagram flowchart yang diperluas dan menunjukkan aliran kendali satu aktivitas ke aktivitas lain. Diagram aktivitas mendeskripsikan aksi-aksi dan hasilnya. Diagram aktivitas berfokus pada aktivitas-aktivitas, potongan-potongan dari proses yang berkorespondensi dengan metode-metode atau fungsi-fungsi anggota dan pengurutan dari aktivitas-aktivitas ini. Hal ini serupa dengan flowchart.Namun, diagram aktivitas berbeda dari flowchart terutama karena diagram aktivitas secara eksplisit mendukung aktivitas-aktivitas paralel dan sinkronisasi aktivitas-aktivitas ini. (Bambang Hariyanto, 2001:325)

4.9.6  Composite Structure Diagram

             Sebuah diagram struktur komposit mirip dengan diagram kelas, tetapi menggambarkan bagian individu, bukan seluruh kelas. Kita dapat menambahkan konektor untuk menghubungkan dua atau lebih bagian dalam atau ketergantungan hubungan asosiasi. Diagram struktur komposit adalah diagram yang menunjukkan struktur internal classifier,termasuk poin interaksinya ke bagian lain dari sistem. Hal ini menunjukkan konfigurasi danhubungan bagian, yang bersama-sama melakukan perilaku classifie.

4.9.7 Package Diagram
Package Diagram merupakan tinjauan logika dari suatu model yang berupa kumpulan class/package itu sendiri. Tiap paket berisi interface yang direalisasikan oleh publik class yang berkomunikasi dengan class atau package lain. Paket diagram biasanya digunakan untuk menggambarkan tingkat organisasi yang tinggi dari suatu proyek software. Atau dengan kata lain untuk menghasilkan diagram ketergantungan paket untuk setiap paket dalam Pohon Model.

4.9.8 Deployment Diagram
Deployment/physicaldiagram menggambarkan detail bagaimana komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak (pada mesin , server atau piranti keras apa)bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut , spesifikasi server, danhal-hal lain yang bersifat fisikal Sebuah node adalah server, workstation, atau piranti keras lainyang digunakan untuk men-Deploy komponen dalam lingkungan sebenarnya.

4.9.9 Squence Diagram
Diagram Squence mendeskripsikan komunikasi diantara objek-objek, meliputi pesan-pesan yang ada dan urutan pesan tesan tersebut muncul.Diagram sekuen digunakan untuk memodelkan skenario penggunaan.Skenario penggunaan adalah barisan kejadian yang terjadi selama satu eksekusi sistem.Cakupan skenario dapat beragam, dari mulai semua kejadian di sistem atau hanya kejadian pada objek-objek tertentu.Skenario menjadi rekaman historis eksekusi sistem atau gagasan eksperimen eksekusi sistem yang diusulkan. (Bambang Hariyanto, 2004: 309)
4.9              Xampp
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak system operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalahsebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program ApacheHTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMP merupakan singkatan dari X (empat system operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNUGeneral Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis (Alan Nur Aditya, 2011:16).

4.10          MySQL
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.
Dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain:
a.       Portabilitas.
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
b.      Open Source.
MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
c.       Multiuser MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
d.      Performance tuning MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e.       Jenis Kolom MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
f.       Perintah dan Fungsi MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).

4.11          PHP
PHP atau Hypertext Preprocessor adalah salah satu jenis bahasa pemrograman web yang open source, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja secara cuma-cuma. Selain gratis, PHP juga memiliki kelebihan diantaranya kemudahan dalam menggunakannya serta dapat digunakan untuk membuat website dinamis (Wisma.K, 2009:12).
PHP adalah bahasa pemrograman web atau scripting language yang didesain untuk web. PHP dibuat pertama kali oleh satu orang yaitu Rasmus Lerdorf, yang pada awalnya dibuat untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya. Pada waktu itu PHP bernama F1 (Form Interpreter). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.


BAB VI
PENUTUP

5.1              Kesimpulan
Setelah penulis merancang Sistem Informasi Data Penjualan pada CV. Riski Motor maka didapat kesimpulan sebagai berikut:
1.      Dengan adanya sistem informasi penjualan ini, maka pihak perusahaan akan lebih mudah menegelola data motor, data pelanggan, data transaksi serta laporan penjualan
2.      Dengan membuat sistem informasi penjualan yang terkomputerisasi, perusahaan ini mampu mengelola data motor, data pelanggan, data transaksi, dan laporan secara akurat dan cepat sehingga dapat meninggkatkan kualitas kinerja para karyawan. Sistem menghasilkan 2 aktor yaitu admin dan karyawan sebagai user.

5.2              Saran
Dari kesimpulan diatas maka dapat diberikan saran yang membangun utnuk kemajuan penelitian ini:
1.      Fitur yang disediakan masih sedikit sehingga masih diperlukan pengembangan sistem untuk penambahan beberapa fitur seperti transaksi kredit dan pembayaran cicilan.
2.      Sistem ini diharapkan nantinya bisa lebih baik lagi dengan menambahkan beberapa aktor seperti pimpinan untuk melihat dan menambahkan beberapa aktor seperti pimpinan untuk melihat dan mencetak laporan.
3.      Pada penelitian ini hanya digunakan sebuah metode yaitu OOAD (Objet Oriented Analysis and Design), sebaiknya ditambahkan juga dengan metode analisa yang lain jika ingin di implementasikan dan memberikan hasil yang maksimal.



DAFTAR PUSTAKA
Asri,  Marwan,  dkk.  1986.  Manajemen  Perusahaan,  Pendekatan  Operasional. BPFE:Yogyakarta.

Budiharto, Widodo (2006), Visual Basic .Net 2005, Andi , Yogyakarta.

Hariyanto, Bambang. 2004, Sistem Manajemen Basis Data, Informatika, Bandung
Igbal, Rumanta. 2014, Perancangan Sistem Informasi Pembelian dan Penjualan pada Oka Putra Motor Pacitan. FTI UNSA: Surakarta.
Lasamana, Silviana Dwitaruni, Florensa, 2013,  Sistem Informasi Penjualan Motor Berbasis Web pada Showroom Tunggal Jaya, Ilmu Komputer, Jakarta
Winardi, 1982, Management Perkantoran dan Pengawasan, Alumni, Bandung.

­­                                    LIST WAWANCARA
Narasumber                 : Riski Anugrah
Perusahaan                  : CV. Riski Motor Pekanbaru
Jabatan                                    : Owner Perusahaan
WaktuWawancara       :Pukul 10.00 WIB
Tanggal                       : 25 November 2018
Tempat                        : CV.Riski Motor, Jl. Arengka 2 Pekanbaru

1.      Pertanyaan:
Terima kasih pak atas waktu yang di berikan, jadi pertanyaan pertama, apakah di CV. Riski Motor Ini sudah memiliki sistem yg terkomputerisasi pak?
Jawaban:
Di CV. Riski Motor belum memiliki sistem yang terkomputerisasi jadi setiap kegiatan yang ada disini masih menggunakan sistem manual.
2.      Pertanyaan:
Apakah sistem manual disini berjalan dengan baik atau adakah kendala yang dihadapi pada sistem yang berjalan saat ini.?
Jawaban:
Semua kegiatan di sini berjalan dengan baik akan tetapi ada beberapa kendala yang dihadapi yaitu tidak adanya penyimpanan yank layak untuk menyimpan data penjulan, sulitnya membuat laporan penjualan dikarenakaan harus mengecek satu persatu data transaksi yang ada.
3.      Petanyaan:
Apakah harapan bapak selanjutnya untuk masalah tersebut?
Jawaban:
Diharapkan pada CV. Riski Motor nantimya ada sistem yang terkomputerisasi untuk penyimpanan data dan pembuatan laporan.

4.      Pertanyaan:
Di dalam sitem tersebut fitur apa aja yang perlu ditambahkan jika saya mencoba membuat sistem tersebut?
Jawaban:
Untuk fitur kalau bisa di sediakan fitur data motor, data pelanggan, transaksi cash, transaksi kredit serta laporan yang bisa dilihat sesuai tanggal transaksi atau sesuai kategori motor yang terjual.








No comments:

Post a Comment

Entri yang di Unggulkan

Manfaat mangga

Manfaat Buah Mangga bagi Kesehatan Berikut ini beberapa manfaat mangga yang luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan Anda. ...