Saturday, 19 January 2019

KERJA PRAKTIK. Sistem Informasi E-Commerce Berbasis Web


SISTEM INFORMASI E-COMMERCE BERBASIS WEB
(TOKO CORIDOR)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Pada Jurusan Sistem Informasi

oleh:

SATRIA SALAM
11453105048


JURUSAN SISTEM INFORMASI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
2019



ABSTRAK

E-Commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapat melakukan transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja dan berdagang secara online yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. Alasan mengapa lebih disarankan menggunakan website e-Commerce dibandingkan media sosial adalah karena media sosial memiliki kekurangan antara lain, berpotensi dilaporkan sebagai spam, menanggapi satu persatu calon pembeli, dan media sosial yang digunakan kapan saja bisa kehilangan eksistensinya. Sedangkan e-Commerce memiliki kelebihan antara lain adalah mampu menerima pesanan salama 24 jam dan dengan sistem pengelolaan yang otomatis, e-Commerce dapat menghitung total belanja. Juga dapat menggunakan kupon diskon untuk promosi produk.

Kata Kunci: E-Commerce, Sistem Informasi, Sistem Informasi E-Commerce



ABSTRACT

E-Commerce is where on one website provides or can make transactions online or also can be a way of shopping and trading online that utilizes Internet facilities where there are websites that can provide "get and deliver" services. The reason why it is more advisable to use e-Commerce websites than social media is because social media has disadvantages, among others, potentially reported as spam, responding one by one to potential buyers, and social media used at any time can lose its existence. While e-Commerce has the advantage of being able to accept orders within 24 hours and with an automated management system, e-Commerce can calculate total expenditure. You can also use discount coupons for product promotions.

Keywords: E-Commerce, Information Systems, E-Commerce Information Systems.


  
 KATA PENGANTAR

            Assalammu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Alhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur penulis sanjungkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia, rahmat serta hidayah yang di berikan-Nya, sehingga penulis dapat melaksanakan dan akhirnya dapat menyelesaikan kerja praktek ini dengan baik. Shalawat besertakan  salam terucap buat junjungan kita Rasulullah SAW, karna jasa beliau yang telah membawa manusia dari zaman kebodohan ke zaman yang penuh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.
 Kerja praktek ini merupakan salah satu mata kuliah yang wajib sebagai persyaratan akademik untuk mengikuti kurikulum pada Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Sistem Informasi UIN Suska Riau, dan setiap mahasiswa harus melaksanakan kerja praktek ini. Dan laporan kerja praktek ini disusun sebagai pelengkap kerja praktek yang telah di laksanakan lebih kurang satu bulan.
Penulis dan penyusun laporan kerja praktek ini tidak terlepas dari bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan motifasi dan masukan-masukan kepada penulis. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1.    Bapak Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin , M.Ag selaku Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
2.      Bapak Dr. Drs. H. Mas’ud Zein, M.Pd selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
3.    Ibu Idria Maita, S.Kom, M.Sc selaku Ketua Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
4.    Ibu Megawati,S.Kom,MT sebagai pembimbing kerja praktek yang telah membimbing, memberikan arahan dan saran yang berharga dalam penyusunan kerja praktek ini.
5.    Seluruh bapak dan ibu dosen beserta staff dan pegawai Fakultas Sains dan Teknologi khususnya Jurusan Sistem Informasi.
6.    Bapak Rudi Saputra selaku Manager Perusahaan dan beliau juga sebagai pembimbing saya yang telah memberi kesempatan untuk melaksanakan kerja praktek dan telah banyak memberikan bimbingan selama di Toko Coridor.
7.    Seluruh staff dan karyawan yang ada di Toko Coridor yang telah memberikan arahan serta semangat selama melakukan kerja praktek.
8.    Ayahanda Alidison dan Ibunda Nurhayati, terima kasih banyak atas pengorbanannya memberikan dukungan dan semangat demi kesuksesan dan kejayaan anaknya. Dan selalu menjadi inspirasi, motivasi hidupku dalam setiap langkahku di kehidupanku ini. Semoga beliau dalam lindungan Allah SWT dimana pun berada, dan penulis memohon do’a semoga pengorbanan beliau  mendapat keridhoan dari Allah SWT. Amiin…
9.    Semua mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2014 khususnya Alex Swandi,Mitra Silvi,Kefly Handoko,Muhammad Fajri Albiruni,Martha Cheryna dan teman-teman Sif F. Terima kasih atas dukungan dan motifasinya terutama  yang sudah berjuang bersama saya selama pembuatan laporan ini.
10.  Semua pihak yang telah banyak membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan Laporan Kerja Praktek ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan, sumberdaya dan pengalaman penulis. Untuk itu segala kritik dan saran yang membangun sangatlah penulis harapkan semoga laporan ini dapat memenuhi syarat, dan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.

                                                                  Pekanbaru, 4 Januari 2019


                                             Penulis


DAFTAR ISI
                                                                              Halaman
ABSTRAK .......................................................................................................    iv
ABSTRACT .....................................................................................................    v
KATA PENGANTAR ....................................................................................    vi
DAFTAR ISI ....................................................................................................     x
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................  xiv
DAFTAR TABEL ...........................................................................................  xvi
BAB I.   PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang ..............................................................................   I-1
1.2  Rumusan Masalah .........................................................................   I-2
1.3  Batasan Masalah............................................................................   I-3
1.4  Tujuan Kerja Praktik......................................................................   I-3
1.5  Waktu dan Tempat Kerja Praktik .................................................   I-4
1.6  Sistematika Penulisan ....................................................................   I-4
BAB II. PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Toko .................................................................................  II-1

2.2 Lokasi Toko ..................................................................................  II-1

2.3 Visi dan Misi Perusahaan ..............................................................  II-1

..... 2.3.1 Visi ......................................................................................  II-1

..... 2.3.2 Misi....................................................................................... II-1

2.4 Struktur Organisasi .......................................................................  II-2

2.5 Tugas Pokok .................................................................................  II-3

2.3 Jadwal Kerja Praktik .....................................................................  II-3

BAB III. TUGAS KERJA PRAKTIK

3.1 Tugas Kerja Praktik ...................................................................   III-1

3.2 Jadwal Pengerjaan Kerja Praktik...............................................   III-2

3.3 Kegiatan Harian Kerja Praktik...................................................  III-3

BAB IV.  LANDASAN TEORI

4.1 Sistem ........................................................................................  IV-1
4.2 Informasi ...................................................................................  IV-1
4.3 Sistem Informasi .......................................................................  IV-2
4.4 E-Commerce .............................................................................  IV-2
4.5 Jenis-jenis E-Commerce ............................................................  IV-2
4.6 Unified Modeling Language (UML) .........................................  IV-3
...... 4.6.1 Class Diagram ................................................................  IV-4
...... 4.6.2 Object Diagram ..............................................................  IV-5
...... 4.6.3 Component Diagram ......................................................  IV-5
...... 4.6.4 Use Case Diagram .........................................................  IV-5
...... 4.6.5 Activity Diagram ...........................................................    IV-7
...... 4.6.6 Composite Structure Diagram ......................................    IV-7
...... 4.6.7 Package Diagram .........................................................    IV-7
...... 4.6.8 Deployment Diagram ...................................................    IV-8
...... 4.6.9 Squence Diagram .........................................................    IV-8
4.7 Perancangan Sistem................................................................... IV-9
4.8 Object Oriented Analysis and Design (OOAD) ......................    IV-9
4.9 Xampp ....................................................................................   IV-11
4.10 MySQL .................................................................................   IV-11
4.11 PHP .......................................................................................   IV-12
BAB V.   ANALISA DAN PERANCANGAN
5.1 Analisa Sistem.............................................................................. V-1
5.2 Analisa Permasalahan ................................................................   V-1
5.3 Deskripsi Umum Perangkat Lunak............................................... V-2

...... 5.3.1   Deskripsi Umum Sistem................................................  V-2

...... 5.3.1   Karakteristik Pengguna .................................................   V-3

 

 



5.4 Analisis Fungsional.................................................................... V-3

...... 5.4.1   Use Case Diagram......................................................... V-3

...... 5.4.2   Use Case Spesification.................................................. V-5

...... 5.4.3   Class Diagram................................................................ V-12

  .... 5.4.4   Sequence Diagram......................................................... V-13

...... 5.4.5   Activity  Diagram.......................................................... V-21

5.5 Perancangan Sistem ................................................................    V-23
....   5.5.1 Perancangan Database...................................................    V-23
       5.5.2 Perancangan Tabel.........................................................    V-24
....   5.5.3 Perancangan Tampilan Antarmuka................................    V-27

BAB VI.   PENUTUP

6.1 Kesimpulan................................................................................ VI-1

6.2 Saran.......................................................................................... VI-1

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................

LAMPIRAN...................................................................................................

 


DAFTAR GAMBAR
Gambar                                                                                                      Halaman
2.1    Struktur Organisasi..................................................................................... II-2
5.1    Flowchart Toko Coridor ............................................................................ V-2
5.2    Use Case Diagram Pelanggan..................................................................... V-4
5.3    Use Case Diagram Admin.......................................................................... V-5
5.4    Class Diagram........................................................................................... V-12
5.5    Sequence Diagram Halaman Utama......................................................... V-14
5.6    Sequence Diagram Login Pelanggan........................................................ V-15
5.7    Sequence Diagram Melakukan Transaksi................................................. V-16
5.8    Sequence Diagram Melakukan Pendaftaran Akun................................... V-17
5.9    Sequence Diagram Login Admin............................................................. V-18
5.10  Sequence Diagram Menambah Admin Baru............................................ V-19
5.11  Sequence Diagram Menambah Kategori Produk Baru............................. V-20
5.12  Sequence Diagram Mengedit Kategori Produk........................................ V-21
5.13  Activity Diagram Login............................................................................ V-22
5.14  Activity Diagram Data Produk................................................................. V-22
5.15  Activity Diagram Data Pelanggan............................................................ V-23
5.16  Pembuatan Database................................................................................. V-24
5.17  Tampilan Halaman Login Pelanggan........................................................ V-27
5.18  Tampilan Halaman Home......................................................................... V-27
5.19  Tampilan Halaman Pembuatan Akun Baru Pelanggan............................. V-27
5.20  Tampilan Halaman Order Produk............................................................. V-28
5.21  Tampilan Halaman Login Admin............................................................. V-28
5.22  Tampilan Halaman Admin ....................................................................... V-28
5.23  Tampilan Halaman Add Produk............................................................... V-29
5.24  Tampilan Halaman All Produk................................................................. V-29
5.25  Tampilan Halaman Pelanggan yang Melakukan Order............................. V-29
5.26  Tampilan Halaman Utama Sistem............................................................. V-30
5.27  Tampilan Halaman Kategori Produk........................................................ V-31
5.28  Tampilan Halaman Pendaftaran Akun Pelanggan.................................... V-31
5.29  Tampilan Halaman Pendaftaran Akun Pelanggan.................................... V-32
5.30  Tampilan Halaman Order Produk............................................................. V-32
5.31  Tampilan Halaman Order Form Produk................................................... V-33
5.32  Tampilan Halaman Sukses Melakukan Order........................................... V-33
5.33  Tampilan Halaman Login Admin............................................................. V-34
5.34  Tampilan Halaman Home Admin............................................................. V-34
5.35  Tampilan Halaman Add Admin............................................................... V-35
5.36  Tampilan Halaman Add Produk............................................................... V-35
5.37  Tampilan Halaman All Produk................................................................. V-36
5.38  Tampilan Halaman yang Sudah Melakukan Order................................... V-36


DAFTAR TABEL
Tabel                                                                                                          Halaman
3.1    Jadwal Kegiatan Kerja praktik ...............................................................  III-2
3.1    Jadwal Kegiatan Harian Kerja Praktik ...................................................  III-3
4.1    Simbol Class Diagram ...........................................................................  IV-4
4.2    Simbol Use Case Diagram ...................................................................    IV-5
4.3    Simbol Activity Diagram ......................................................................    IV-7
4.4    Simbol Sequence Diagram....................................................................    IV-8
5.  Karakteristik Pengguna...........................................................................   V-3
5.2    Use Case Spesification Mendaftarkan Akun .........................................   V-6
5.3    Use Case Spesification Melihat Produk..................................................   V-7
5.4    Use Case Spesification Melakukan Transaksi Pemesanan.......................   V-8
5.5    Use Case Spesification Mengelola Data Transaksi Belum diproses........ V-10
5.6    Use Case Spesification Mengelola Data Kategori Produk .....................  V-11
5.7    Use Case Spesification Mengelola Data Produk ....................................  V-12
5.8    Tabel Class Diagram Dalam Sistem E-Commerce................................... V-13
5.9    Tabel Perancangan Database Admin....................................................... V-25
5.10  Tabel Perancangan Database Admin....................................................... V-25
5.11  Tabel Perancangan Data Base Admin..................................................... V-26
5.12  Tabel Perancangan Data Base Admin..................................................... V-26


 BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan internet yang semakin cepat dan mudah memberikan pengaruh yang besar bagi aspek kehidupan manusia. Pada saat ini, banyak pihak yang telah memanfaatkan internet untuk melakukan berbagai kegiatan termasuk dalam dunia bisnis. Internet dapat membantu dalam memperoleh dan berbagi informasi apapun, yang dapat menunjang aktivitas bisnis.
E-commerce merupakan dampak langsung dari perkembangan internet, sekaligus merupakan dampak utama dalam perkembangan dunia bisnis. Pemanfaatan e-commerce sebagai media bisnis yang menggunakan internet pada saat ini mudah untuk dijangkau oleh semua kalangan. E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapat melakukan transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja dan berdagang secara online yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“.
Toko Coridor merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2016 bergerak di bidang penjualan sepatu dan accessories. Toko Coridor tentu saja paham, manfaat penggunaan e-commerce dalam dunia bisnis pada saat ini. Berdasarkan wawancara kepada pemilik Toko Coridor, Bapak Rudi Saputra, ia mengatakan bahwa masih banyak orang yang hanya menggunakan media sosial sebagai lahan bisnis dan itu dirasa kurang efektif karena memiliki banyak kekurangan dan masih tergolong manual.
Bapak Rudi Saputra yang memiliki usaha di bidang penjualan sepatu dan accessories masih menggunakan media sosial seperti instagram, facebook dan twitter dalam mempromosikan produk-produk yang dijualnya. Sedangkan untuk proses transaksi dan pelayanan kepada konsumen dilakukan manual dengan melakukan pencatatan melalui buku. Oleh karena itu, mereka mendapat masalah karena banyak menerima keluhan akibat sering terlambat dalam melayani konsumen serta dalam memproses pesanan konsumen.
Berdasarkan hal tersebut, Bapak Rudi Saputra menyarankan rekannya agar beralih menggunakan website e-commerce sebagai media bisnis karena dapat mengatasi masalah yang mereka hadapi. Dengan menggunakan website e-commerce, memasarkan produk-produk yang ada menjadi lebih mudah, konsumen dapat langsung melihat produk-produk yang dijual dan stok yang tersedia tanpa harus bertanya langsung kepada penjual, konsumen juga dapat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja selama 24 jam serta pihak penjual lebih mudah dalam mengelola pesanan konsumen dengan sistem yang otomatis.
Alasan mengapa lebih disarankan menggunakan website e-commerce dibandingkan media sosial adalah karena media sosial memiliki kekurangan antara lain, berpotensi dilaporkan sebagai spam, menanggapi satu persatu calon pembeli, dan media sosial yang digunakan kapan saja bisa kehilangan eksistensinya. Sedangkan e-commerce memiliki kelebihan antara lain adalah mampu menerima pesanan salama 24 jam dan dengan sistem pengelolaan yang otomatis, e-commerce dapat menghitung total belanja. Juga dapat menggunakan kupon diskon untuk promosi produk (Marshal, 2014).
Berdasarkan masalah diatas, maka penulis tertarik untuk mengambil judul “Sistem Informasi E-Commerce Berbasis Web”. Sistem ini dibuat untuk memudahkan usaha yang bergerak di bidang penjualan dalam memasarkan dan menjual produk-produk melalui media internet.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dibuat rumusan masalah yaitu “Bagaimana merancang dan membangun Sistem Informasi E-Commerce Berbabis Web?”.

1.3 Batasan Masalah
Dalam pembuatan sistem informasi diperlukan batasan-batasan agar tidak menyimpang dari apa yang telah direncanakan, sehingga tujuan sebenarnya dapat dicapai. Berikut ini batasan masalah dalam pembuatan sistem yaitu:
1.   Model e-commerce yang diterapkan adalah model business to consumen (B2C).
2.   E-commerce ini diterapkan untuk usaha sepatu dan accessories.
3.   Metode pembayaran dilakukan setelah pelanggan melakukan order selanjutnya admin menelpon pelanggan yang order tersebut dan melakukan cod(pertemuan).
1.4 Tujuan Kerja Praktik
Tujuan Kerja Praktik terdiri dari dua bagian, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.
1.4.1 Tujuan Umum
Kerja Praktik yang dilaksanakan ini memiliki beberapa tujuan umum, yaitu:
1.   Mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja.
2.   Mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang berpotensi serta mempunyai pengalaman di dunia kerja.
3.   Melatih mahasiswa bekerja secara profesional, disiplin, mandiri dan mampu berkomunikasi dengan baik.
4.   Meningkatkan potensi skill yang dimiliki oleh Mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam dunia kerja.





1.4.2 Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari dilaksanakannya Kerja Praktik yang dilakukan di Toko Coridor adalah untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi e-commerce berbasis web.

1.5 Waktu dan Tempat Kerja Praktik
Kerja praktik ini dilaksanakan pada:
Waktu               : 2 Agustus s/d 29 Agustus 2018
Tempat              : Toko Coridor
Alamat              JL Kampung Kalawi,No 12,Kota Padang.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan adalah gambaran umum untuk menyusun laporan Kerja Praktik ini, disusun oleh penulis yang di dalamnya terdiri dari tujuh bab dan masing-masing bab akan dibahas di bawah ini.
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi uraian latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, waktu dan tempat kerja praktik serta sistematika penulisan.
BAB II PROFIL INSTANSI
Bab ini berisi uraian tentang gambaran umum Toko Coridor, visi dan misi, struktur organisasi dan tugas pokok.
BAB III TUGAS KERJA PRAKTIK
Bab ini berisi uraian tentang tugas Kerja Praktik, metodologi pengerjaan Kerja Praktik, jadwal pengerjaan Kerja Praktik dan kegiatan harian Kerja Praktik.
BAB IV LANDASAN TEORI
Bab ini membahas teori-teori yang terdiri dari pembahasan sistem, informasi, sistem informasi, e-commerce serta pembahasan mengenai Unified Modelling Language (UML).
BAB V ANALISA DAN PERANCANGAN
Bab ini berisi tentang uraian tentang analisis permasalahan, deskripsi umum sistem, karakteristik pengguna, usecase diagram, usecase spesifikasi, class diagram, sequence diagram, perancangan database dan perancangan interface.
BAB VI IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
Bab ini berisi uraian: pengertian dan tujuan implementasi, batasan implementasi, lingkungan operasional dan implementasi sistem.
BAB VII PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan yang dihasikan dari pembahasan tentang Rancang Bangun Sistem Informasi E-Commerce Berbasis Web serta beberapa saran sebagai hasil akhir dari penelitian yang telah dilakuka


 BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
2.1 Sejarah Toko Sepatu Coridor
Sepatu merupakan kebutuhan dan fashion terutama bagi kaum laki-laki.Toko ini berdiri pada tanggal 2 September 2016. Toko Sepatu Coridor telah mengalami banyak perubahan, baik dalam hal jumlah kunjungan maupun pelayanan yang diberikan.
Awalnya toko ini hanya usaha kecil kecilan tetapi karna tambahan modal sekarang jadi lebih besar dan dikelola oleh Bapak Rudi Saputra.Toko ini menyediakan berbagai macam jenis sepatu sesuai dengan kebutuhan, diantaranya : Untuk remaja, dewasa dan anak-anak dengan berbagai model. Selain itu toko ini juga menyediakan berbagai accessories yang menarik.
2.2 Lokasi Toko Sepatu Coridor
Toko Sepatu Coridor berlokasi di jalan Kampung Kalawi No 12 Kelurahan Lubuk Lintah, Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat.  
2.3 Visi dan  Misi Toko Sepatu Coridor
2.3.1.Visi :
Menjadi perusahaan Industri yang mampu bersaing secara Nasional dan dapat tumbuh dan berkembang secara pesat.

2.3.2 Misi
1.Memberikan pelayanan yang berkualitas bagi pelanggan dengan cara bersikap yang sopan.
2.Memproduksi berbagai jenis model sepatu dan aksesoris yang terkait dengan keinginan para konsumen dengan mutu, harga dan kualitas yang berdaya saing tinggi melalui pengelolaan yang profesional demi kepuasan pelanggan.
3. Mampu menyediakan variasi pilihan sepatu yang selalu mengikuti trend masa kini
4. Menjadi perusahaan sepatu yang terbaik yang dapat menghasilkan laba yang pantas untuk mendukung pengembangan perusahaan.
           
2.4 Struktur Organisasi Toko Coridor
Berikut struktur organisasi Toko Coridor di bawah arahan Rudi Saputra :
WINDY
PUTRI
KASIR
SITI
JENI
PRAMUNIAGA 1
AGUNG
PRAKOSO
PRAMUNIAGA 2
RAMDHANI
AHMAD
GUDANG





Gambar 2.1 Struktur Organisasi Toko Coridor
Untuk saat ini Toko Coridor tidak memiliki terlalu banyak karyawan. Karyawan yang dimiliki Toko Coridor berjumlah 4 orang yang terdiri dari kasir,pramuniaga lantai 1,pramuniaga lantai 2, dan gudang. Selama penulis melakukan kerja praktek di Toko Coridor penulis langsung dibimbing dibawah arahan Manajer Rudi Saputra.
2.5 Tugas Pokok
Berikut penjelasan dari tugas masing-masing karyawan Toko Coridor:
1.      Manajer Toko
Manajer Toko Coridor ini memiliki begitu banyak porsi kerja, baik dari memimpin, mengawasi kinerja karyawan dan mencakup semua aktivitas sehari-hari di Toko Coridor.
2.      Kasir
Tugas dari seorang Kasir adalah menjalankan proses penjualan,pembayaran dan melakukan pencatatan atas semua transaksi,serta melakukan pembungkusan.
3.      Pramuniaga 1 dan 2
Tugas dari pramuniaga adalah melayani pembeli dengan baik dan memuaskan dengan memberikan informasi yang dibutuhkan pembeli.
4.      Gudang
Penanggung jawab di bagian gudang ialah Ramdhani Ahmad.
2.6 Jadwal Kerja
Jam kerja harian masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 12.00 s/d 13.00 WIB termasuk shalat dan makan, kecuali hari Jum’at istirahat pukul 11.45 s/d 13.45 WIB. dengan jadwal pulang kerja pukul 18.00 WIB.


BAB III
TUGAS KERJA PRAKTiK
3.1 Tugas Kerja Praktik
Tugas Kerja Praktek dilaksanakan di Toko Sepatu Coridor mulai dari tanggal 2 Agustus 2018 hingga 29 Agustus 2018. Dalam melaksanakan kerja praktik ini terdapat beberapa hal pokok yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang diangkat dalam kerja praktik ini. Berikut adalah tugas dan kegiatan yang dilakukan selama kerja praktik:
1.      Melakukan wawancara dan diskusi dengan Manajer Toko Coridor mengenai permasalahan yang dihadapi dan diangkat dalam kerja praktik.
2.      Melakukan identifikasi masalah dan mencari informasi dari masalah tersebut.
3.      Menganalisa sistem yang dibutuhkan sesuai dengan permasalahan yang telah diidenfikasi sebelumnya.
4.      Mendiskusikan hasil analisa dengan Manajer Toko Coridor, hingga mendapatkan persetujuan ke tahap implementasi.
5.      Melakukan perancangan, pengkodean, implementasi hingga pengujian sistem.
3.2 Metodologi Pengerjaan
Metode pengerjaan yang dilaksanakan dalam Kerja Praktik ini adalah sebagai berikut:
1.      Pengumpulan Data
Dalam tahap pengumpulan data dibagi menjadi 2 tahapan yaitu sebagai berikut:
a.    Studi Pustaka
         Studi pustaka atau literatur merupakan tahapan awal dalam pengerjaan kerja praktik. Dimana pada tahapan ini akan dijelaskan mengenai bagaimana pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber. Tahapan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan teori-teori dari berbagai sumber, misalnya buku, jurnal atau paper, dan media online yang berhubungan dengan Sistem Informasi e-commerce.
b.      Wawancara
         Penulis mengajukan beberapa pertanyaan dan melakukan diskusi kepada Pemilik toko yaitu bapak Rudi Saputra selaku pembimbing mengenai proses atau mekanisme yang terdapat pada toko Coridor.
2.      Tahap Analisa dan Perancangan
             Pada tahap ini dilakukan analisa alur proses yang terjadi dan melakukan perancangan terhadap sistem yang akan dibangun, mulai dari rancangan basis data hingga interface sistem.
3.      Tahap Implementasi dan Pengujian
             Pada tahap ini dilakukan proses penyusunan perangkat lunak sistem (coding) dan kemudian dilakukan pengujian (testing) untuk mengetahui apakah sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah di analisa sebelumnya.
3.3 Jadwal Kerja Praktik
Tabel di bawah ini menyajikan jadwal pengerjaan kerja praktik.
Tabel 3.1 Jadwal Kerja Praktik
No
Nama Kegiatan
Minggu ke-
1
2
3
4
1
Perkenalan dan Adaptasi dengan lingkungan.




2
Pengumpulan Data




3
Pembuatan website dan Rerview data




4
Pembuatan Laporan




3.4 Kegiatan Harian Kerja Praktik
Berikut disajikan tabel 3.2 mengenai kegiatan harian selama melaksanakan kerja praktik di Toko Coridor.
Tabel 3.2 Kegiatan Harian Kerja Praktik
Tanggal
Kegiatan
2 Agustus 2018
Berkenalan dengan Manajer sekaligus karyawan di toko Coridor dan menentukan pembimbing.
3 Agustus 2018
Membantu segala aktivitas penjualan di toko Coridor .
9 Agustus 2018
Penentuan tugas kerja praktik di toko Coridor.
11 Agustus 2018
Pengumpulan data-data semua produk di toko Coridor.
12 Agustus 2018
Mempelajari lebih lanjut sistem penjualan pada toko Coridor.
13 Agustus 2018
Membantu memasarkan produk ke media sosial melalui instagram.
20 Agustus 2018
Mengevaluasi dan bimbingan sistem yang telah dibuat oleh penulis dengan pemilik toko Coridor.
23 Agustus 2018
Mempersentasikan sitem yang telah dibuat oleh penulis dengan pemilik toko Coridor.
27 Agustus 2018
Revisi  sistem dan menunjukkan kembali dengan Manajer toko Coridor.
29 Agustus 2018
Hari terakhir kerja praktik, kami meminta surat-surat dan nilai sekaligus perpisahan dengan seluruh karyawan dan Manajer toko Coridor.


BAB IV

LANDASAN TEORI

4.1              Sistem

Sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. (Sutabri, 2004). Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya, yaitu (Jogiyanto, 2001):
1.    Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur.Mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja yang dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
2.    Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya. Mendefinisikan sistem sebagai suatu kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

4.2              Informasi

Menurut George H. Bodnar  dan William S (2001:1) yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf dalam Jurnal Fendra Sukmana (2014)  bahwa Informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat. Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, informasi yang disampaikan kepada pemakai merupakan hasil dari data yang dimasukkan kedalam pengolahan. Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, informasi yang disampaikan kepada pemakai merupakan hasil dari data yang dimasukkan kedalam pengolahan.

4.3              Sistem informasi

Hartono (2013) mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen sebagai seperangkat prosedur yang tersusun dengan baik yang pada saat dijalankan, menghasilkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam organisasi. Sedangkan menurut McLeod (1996:30) Sistem Informasi Manajemen didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis Komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal – perusahaan atau sub unit dibawahnya.
Salah SatuContohSistem Informasi Manajemen adalah Sistem Informasi Manajemen Perkuliahan dimana sistem informasi ini yang dibuat untuk mempermudah top-levelmanagement (Dekan,Pembantu Dekan) dalam usaha manajemen dan evaluasi keseluruhan proses kuliah yang telah terjadi dalam rangka perbaikan mutu perguruan tinggi dalam bidang akademis (Yoanna, 2006:2dalamFirdausdkk, 2010).

4.4              Data

Data meruapakan sesuatu yang belum mepunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data dapat berupa keadaan, benda, suara, angka, huruf ataupun simbol-simbol lain yang berasa dari suatu objek. Dalam pengertian lain data adalah representasi fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek uang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, text, dan kombinasinya.

4.5              Penjualan

Penjualan  adalah  suatu  usah yang  terpadu  untuk  mengembangkarencana- rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan   pembeli   guna   mendapatkan   penjualan   yang   menghasilkan   lab(Marwan A, 1986). Penjualan merupakasumber hidup suatu perusahaan, karena dari perusahaan dapat diperoleh laba serta suatu usaha memikat konsumen yang diusahakauntuk mengetahui daya tarik mereka sehingga dapat mengetahui hasil produk yang dihasilkan. Menurut Winard(1982), penjualan adalah suatu transfehak atas benda-benda. Dari penjelasatersebut dalam memindahkan atamentransfer barang dan jasa diperlukaorang-orang yang bekerja di bidang penjualan seperti pelaksanaan dagang, agen, wakil pelayanan, dan wakil pemasaran.

4.6       Analisa Sistem

Analisis sistem (System Analisys) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. (Jogiyanto:2005)
Didalam tahap analis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis sistem sebagai berikut:
1.      Identify, yaitu mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analis sistem, tugas-tugas yang harus dilakukan seperti:
a.    Mengidentifikasi penyebab masalah,  Tugas mengidentifikasi penyebab masalah dapat dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu subyek-subyek permasalahan yang telah diuraikan oleh manajemen atau yang telah ditemukan oleh analis sistem ditahap perencanaan sistem.
b.    Mengidentifikasi titik keputusan, Setelah penyebab terjadinya masalah dapat diidentifikasi, selanjutnya juga harus diidentifikasi titik keputusan penyebab masalah tersebut.
c.    Mengidentifikasi personil-personil kunci, Identifikasi personil-personil kunci ini dapat dilakukan dengan mengacu pada bagan alir dokumen yang ada diperusahaan serta dokumen deskripsi jabatan.
2.        Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada, Langkah kedua dari tahap analis sistem adalah memahami dari sistem yang ada. Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Untuk mempelajari operasi dari sistem ini diperlukan data yang dapat diperoleh  dengan cara melakukan penelitian.
3.        Analize, yaitu menganalisis hasil penelitian:
a.    Menganalisis kelemahan sistem, Analis sistem perlu menganalisis masalah yang terjadi untuk dapat menemukan jawaban apa penyebab sebenarnya dari masalah yang timbul tersebut.
b.    Menganalisis kebutuhaninformasi pemakai/ manajemen.
4.        Report, yaitu membuat laporan hasil analisis, Laporan hasil analis ini diserahkan kepada steering commitmen yang nantinya akan diteruskan kemanajemen. Tujuan utama dari penyerahan laporan ini kepada manajemen adalah:
a.    Laporan bahwa analisis telah selesai dilakukan.
b.    Meluruskan kesalah pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen.
c.    Meminta pendapat-pendapat an saran-saran dari pihak manajemen.
d.   Meminta persetujuan dari pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya.

4.7              Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah merancang atau mendesain suatu sistem yang baik, yang isinya adalah langkah-langkah operasi dalam proses pengolahan data dan prosedur untuk mendukung operasi sistem.
Menurut Jogiyanto. HM,(1991). Perancangan sistem dapat diartikan sebagai berikut:
1.    Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem
2.    Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional
3.    Persipan untuk rancang bangun implementasi
4.    Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
5.    Yang dapat berupa penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponen perangkat keras dari suatu sistem.

4.8              Object Oriented Analysis and Design (OOAD)

OOAD adalah metode analisis yang memerikasa requirements dari sudut pandang kelas kelas dan objek yang ditemui dalam ruang lingkup permasalahan yang mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek system atau subsistem.OOAD merupakan cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek,yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas.
OOAD mencakup analisis dan desain sebuah sistem dengan pendekatan objek, yaitu Analisis Berorientasi Objek (OOA) dan Desain Berorientasi Objek (OOD). Analisis Berorientasi Objek adalah metode analisis yang memerika requirement (syarat/keperluan) yang harus dipenuhi sebuah sistem) dari sudut pandang kelas-kelas dan objek-objek yang ditemui dalam ruang lingkup perusahaan. Sedangkan Desain Berorientasi Objek adalah metode untuk mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek sistem atau subsistem. Tools Perancangan Berorientasi Objek
Adapun tools-tools yang digunakan dalam perancangan berorientasi objek sebagai berikut:
1.    Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].
2.    UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997].
Adapun kelebihan dan kekurangan perancangan berorientasi objek sebagai berikut:
1.    Kelebihan Perancangan Berorientasi Objek:
a.    Dibandingkan dengan metode SSAD, OOAD lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem.
b.    Dibandingkan dengan SSAD, waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD (Sommerville, 2000).
c.    Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
d.   Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan eksekusi.
e.    Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain (Sommerville, 2000).
f.     Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
g.    Encapsliation data dan method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
h.    OOAD memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
i.      Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan bersama-sama. Metode ini memungkinkan pembangunan software dengan cepat, sehingga dapat segera masuk ke pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan sangat fleksibel dan mudah dalam memelihara.
2.    Kekurangan Perancangan Berorientasi Objek
a.    Pada awal desain OOAD, sistem mungkin akan sangat simple.
b.    Pada OOAD lebih fokus pada coding dibandingkan dengan SSAD.
c.    Pada OOAD tidak menekankan pada kinerja team seperti pada SSAD.
d.   Pada OOAD tidak mudah untuk mendefinisikan class dan obyek yang dibutuhkan sistem.
e.    Sering kali pemrogramam berorientasi obyek digunakan untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional sistem, sementara metode OOAD tidak berbasis pada fungsional sistem.
f.     OOAD merupakan jenis manajemen proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis dengan metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu yang lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
Metodologi pengembangan sistem dengan OOAD menggunakan konsep reuse. Reuse merupakan salah satu keuntungan utama yang menjadi alasan digunakannya OOAD. Namun demikian, tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse, akan sangat sliit untuk menerapkan konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005).

4.9              Unified Modeling language (UML)

UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, visualisasi, membangun dan mendokumentasikan artifact (bagian dari informasi yang digunakan atau yang dihasilkan oleh proses pembuatan prangkat lunak) dari sistem perangkat lunak. Selain itu UML adalah bahasa pemodelan yang menggunakan konsep orientai objek. UML dibuat oleh Grady Booch, James Rumbaugh, dan Ivar Jacobs dibawah bendera Rational Software Corp. UML menyediakan notasi-notasi yang membantu memodelkan sistem dari berbagai pespektif. Ada beberapa diagram yang tersedia dalam UML, yaitu:
1.    Class Diagram
2.    Object Diagram
3.    Component Diagram
4.    Use Case Diagram
5.    Activity Diagram
6.    Composite Structure Diagram
7.    Package Diagram
8.    Deployment Diagram
9.    Squence Diagram

4.9.1   Class Diagram


Permodelan kelas menunjukkan kelas-kelas yang ada di sistem dan hubungan antar kelas-kelas itu, atribut-atribut dan operasi-operasi di kelas-kelas.Diagram kelas menunjukkan aspek statik sistem terutama untuk mendukung fungsional sistem.Kebutuhan fungsional berarti layanan-layanan yang harus disediakan sistem ke pemakai.Diagram kelas dapat secara langsung diimplementasikan di bahasa pemrograman berorientasi objek yang secara langsung mendukung bentukan kelas. (Bambang Hariyanto, 2004:277)

4.9.2   Object Diagram

Objek diagram menggambarkan kejelasan kelas dan warisan yang kadang-kadang diambil saat merancang kelas, atau untuk membantu pemangku kepentingan non-program yang mungkin menemukan diagram kelas terlalu abstrak. Object Diagram, kadang-kadang disebut sebagai diagram Instance sangat mirip dengan diagram kelas. Seperti diagram kelas object diagram juga menunjukkan hubungan antara obyek, tetapi object diagram  menggunakan contoh-contoh dunia nyata. Object diagram digunakan untuk menunjukkan bagaimana sistem akan terlihat seperti pada waktu tertentu.
4.9.3 Component Diagram
Menggambarkan struktur fisik kode dari komponen. Komponen dapat berupa source code, komponen binear, atau executable component. Sebuah komponen berisi informasi tentang logic class atau class yang di implementasikan sehingga membuat pemetaan dari logical view ke komponen view
4.9.4 Use Case Diagram
Use Case diagram merupakan gambaran fungsionalitas dari sistem, sehingga pengguna sistem mengerti kegunaan sistem yang dibangun. Use Case diagram adalah penggambaran sistem dari sudut pandang user, sehingga pembuatan use case lebih dititik beratkan pada fungsionalitas yang ada pada sistem, bukan berdasarkan alur kegiatan sistem.

4.9.5. Activity Diagram

Pada dasarnya diagram aktivitas adalah diagram flowchart yang diperluas dan menunjukkan aliran kendali satu aktivitas ke aktivitas lain. Diagram aktivitas mendeskripsikan aksi-aksi dan hasilnya. Diagram aktivitas berfokus pada aktivitas-aktivitas, potongan-potongan dari proses yang berkorespondensi dengan metode-metode atau fungsi-fungsi anggota dan pengurutan dari aktivitas-aktivitas ini. Hal ini serupa dengan flowchart.Namun, diagram aktivitas berbeda dari flowchart terutama karena diagram aktivitas secara eksplisit mendukung aktivitas-aktivitas paralel dan sinkronisasi aktivitas-aktivitas ini. (Bambang Hariyanto, 2001:325)

4.9.6  Composite Structure Diagram

             Sebuah diagram struktur komposit mirip dengan diagram kelas, tetapi menggambarkan bagian individu, bukan seluruh kelas. Kita dapat menambahkan konektor untuk menghubungkan dua atau lebih bagian dalam atau ketergantungan hubungan asosiasi. Diagram struktur komposit adalah diagram yang menunjukkan struktur internal classifier,termasuk poin interaksinya ke bagian lain dari sistem. Hal ini menunjukkan konfigurasi danhubungan bagian, yang bersama-sama melakukan perilaku classifie.

4.9.7 Package Diagram
Package Diagram merupakan tinjauan logika dari suatu model yang berupa kumpulan class/package itu sendiri. Tiap paket berisi interface yang direalisasikan oleh publik class yang berkomunikasi dengan class atau package lain. Paket diagram biasanya digunakan untuk menggambarkan tingkat organisasi yang tinggi dari suatu proyek software. Atau dengan kata lain untuk menghasilkan diagram ketergantungan paket untuk setiap paket dalam Pohon Model.

4.9.8 Deployment Diagram
Deployment/physicaldiagram menggambarkan detail bagaimana komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak (pada mesin , server atau piranti keras apa)bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut , spesifikasi server, danhal-hal lain yang bersifat fisikal Sebuah node adalah server, workstation, atau piranti keras lainyang digunakan untuk men-Deploy komponen dalam lingkungan sebenarnya.

4.9.9 Squence Diagram
Diagram Squence mendeskripsikan komunikasi diantara objek-objek, meliputi pesan-pesan yang ada dan urutan pesan tesan tersebut muncul.Diagram sekuen digunakan untuk memodelkan skenario penggunaan.Skenario penggunaan adalah barisan kejadian yang terjadi selama satu eksekusi sistem.Cakupan skenario dapat beragam, dari mulai semua kejadian di sistem atau hanya kejadian pada objek-objek tertentu.Skenario menjadi rekaman historis eksekusi sistem atau gagasan eksperimen eksekusi sistem yang diusulkan. (Bambang Hariyanto, 2004: 309)
4.9              Xampp
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak system operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalahsebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program ApacheHTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMP merupakan singkatan dari X (empat system operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNUGeneral Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis (Alan Nur Aditya, 2011:16).

4.10          MySQL
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.
Dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain:
a.       Portabilitas.
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
b.      Open Source.
MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
c.       Multiuser MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
d.      Performance tuning MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e.       Jenis Kolom MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
f.       Perintah dan Fungsi MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).

4.11          PHP
PHP atau Hypertext Preprocessor adalah salah satu jenis bahasa pemrograman web yang open source, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja secara cuma-cuma. Selain gratis, PHP juga memiliki kelebihan diantaranya kemudahan dalam menggunakannya serta dapat digunakan untuk membuat website dinamis (Wisma.K, 2009:12).
PHP adalah bahasa pemrograman web atau scripting language yang didesain untuk web. PHP dibuat pertama kali oleh satu orang yaitu Rasmus Lerdorf, yang pada awalnya dibuat untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya. Pada waktu itu PHP bernama F1 (Form Interpreter). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.



BAB VI
PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Dari hasil implementasi yang telah dilakukan berdasarkan analisis dan perancangan pada pembuatan Sistem Informasi E-Commerce (Toko Sepatu Coridor), maka dapat disimpulkan bahwa,
1.      Sistem Informasi E-Commerce (Toko Sepatu Coridor) telah berhasil dirancang.
2.      Dengan membuat sistem informasi E-Commerce yang terkomputerisasi, perusahaan ini mampu mengelola data produk, data pelanggan, data transaksi, dan laporan secara akurat dan cepat sehingga dapat meninggkatkan kualitas kinerja para karyawan. Sistem menghasilkan 2 aktor yaitu admin dan karyawan sebagai user.
6.2 Saran   
Beberapa saran yang dapat diberikan yang berguna untuk pengembangan sistem di masa yang akan datang adalah sebagai berikut:
1.      Menerapkan sistem pengkodean dengan algoritma pemrograman yang lebih terorganisir lagi, agar maintenance program dan kemungkinan terjadinya slow response bahkan error bisa diminimalisir.

2.      Menerapkan sistem aplikasi berbasis mobile agar pelanggan lebih mudah dalam mengakses Sistem Informasi E-Commerce (Toko Coridor).
3.      Menerapkan metode pembayaran menggunakan transfer bank Sistem Informasi E-Commerce (Toko Coridor).
4.    Meningkatkan fitur dan tampilan website agar pelanggan lebih mudah dan tertarik ketika mengunjungi Sistem Informasi E-Commerce (Toko Coridor).



DAFTAR PUSTAKA

Rezki, Muhammad, (2018). Sistem E-Commerce. Pekanbaru: Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau.
Fikry, M., Yusra, & Afrianty, I. (2015). Analisa dan Perancangan Berorientasi Objek. Pekanbaru: Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau.
Hariyanto,    B.    (2004).      Rekayasa    Sistem     Berorientasi     Objek.     Bandung:
INFORMATIKA.
Jogiyanto Hartono, A. M. (2005). Analisis Dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori Dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi Offset.
Kristanto,    A.    (2008).      Perancangan    Sistem     Informasi    dan     Aplikasinya.
Yogyakarta: Gava Media.
Laudon,  K.  C.  (2008).  SISTEM  INFORMASI  MANAJEMEN  :  MENGELOLA
PERUSAHAAN DIGITAL 2 Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyanto, A. (2009). Sistem Informasi Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Sutabri, T. (2012). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Suyanto, M. (2003). Strategi Periklanan pada E-Commerce Perusahaan Top Dunia. Yogyakarta: Andi Offset.
Yakub. (2012). Pengantar Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.



LIST WAWANCARA

Narasumber                 : Rudi Saputra
Perusahaan                  : Toko Coridor
Jabatan                                    : Pimpinan Perusahaan
WaktuWawancara       : Pukul 10.00 WIB
Tanggal                       : 11 Agustus 2018
Tempat                        : Toko Coridor Jl Kampung Kalawi No 12 Kota Padang

1.      Pertanyaan:
Terima kasih pak atas waktu yang di berikan, jadi pertanyaan pertama, apakah di Toko Coridor Ini sudah memiliki sistem yg terkomputerisasi pak?
Jawaban:
Di Toko Coridor belum memiliki sistem yang terkomputerisasi jadi setiap kegiatan yang ada disini masih menggunakan sistem manual.
2.      Pertanyaan:
Apakah sistem manual disini berjalan dengan baik atau adakah kendala yang dihadapi pada sistem yang berjalan saat ini.?
Jawaban:
Semua kegiatan di sini berjalan dengan baik akan tetapi ada beberapa kendala yang dihadapi yaitu tidak adanya penyimpanan yang layak untuk menyimpan data penjualan, sulitnya membuat laporan penjualan dikarenakaan harus mengecek satu persatu data transaksi yang ada.
3.      Petanyaan:
Apakah harapan bapak selanjutnya untuk masalah tersebut?
Jawaban:
Diharapkan pada Toko Coridor nantinya ada sistem yang terkomputerisasi untuk penyimpanan data dan pembuatan laporan.
4.      Pertanyaan:
Di dalam sitem tersebut fitur apa aja yang perlu ditambahkan jika saya mencoba membuat sistem tersebut?
Jawaban:
Untuk fitur kalau bisa di sediakan fitur data produk, data pelanggan, transaksi, serta laporan yang bisa dilihat sesuai tanggal transaksi atau sesuai kategori produk yang terjual.










                                                                     

No comments:

Post a Comment

Entri yang di Unggulkan

Manfaat mangga

Manfaat Buah Mangga bagi Kesehatan Berikut ini beberapa manfaat mangga yang luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan Anda. ...