Semakin banyak membaca maka semakin banyak ilmu yang kita dapat. Ilmu yang kita dapat alangkah baiknya diaplikasikan dilingkungan sekitar kalian agar mendatangkan berkah.
Friday, 31 May 2019
Manfaat mangga
Manfaat pir
Manfaat bengkuang
1. Melancarkan pencernaan
Manfaat pepaya
Manfaat semangka
Manfaat apel
Manfaat wortel
Manfaat wortel untuk kesehatan yang pertama adalah bisa membantu meningkatkan metabolisme. Dengan mengonsumsi jus wortel bisa meningkatkan level energi dan metabolisme. Ini karena manfaat vitamin B yang juga terkandung di dalam wortel, yang memecah glukosa, lemak, dan protein serta memastikan energi ini dipakai dengan efisien oleh tubuh kita.
Bahaya menggunakan ac
Bahaya menggunakan kipas angin
Di Indonesia, banyak orang yang mengira bahwa tidur dengan menyalakan kipas angin berisiko menyebabkan kematian. Ada juga yang bilang jika kipas angin membuat keringat tidak bisa keluar dan mengendap di dalam tubuh.
Tidur dengan kipas angin yang kotor memang bisa menyebabkan kekambuhan asma dan alergi.Debu dan kotoran yang menempel di kipas angin akan berterbangan di dalam ruangan, kemudian terhirup oleh tubuh, sehingga menyebabkan munculnya gejala asma dan alergi. Oleh karena itu, ingatlah untuk rutin membersihkan kipas angin setiap bulan.
adalah kondisi di mana suhu tubuh sangat tinggi, yaitu di atas 40°C. Pada kondisi ini, mekanisme di dalam tubuh gagal untuk mendinginkan suhu badan.
Bahaya menggunakan softlens
Waspadalah, Bahaya Softlens Terus Mengintai
Tidak jarang softlens menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki masalah dengan penglihatan. Di samping itu, softlens yang dapat mengubah warna mata, juga dapat digunakan untuk menunjang penampilan.Padahal, di balik keindahan yang diberikannya, ada bahaya softlens yang perlu Anda hindari.
Softlens atau lensa kontak sebenarnya adalah silikon atau plastik kecil berbentuk bulat dan cekung, digunakan untuk memperbaiki ketajaman penglihatan. Softlens dapat digunakan untuk rabun dekat, rabun jauh, dan astigmatisme. Meski tak jarang pula orang menggunakan softlens hanya untuk alasan estetika. Untuk menggunaan softlens, diletakkan langsung pada bola mata.
Kenali Dulu Bahaya Softlens
Meski softlens dapat memberikan tampilan mata yang menarik dengan instan, sebagian orang dapat mengalami kesulitan dalam menggunakan softlens. Mulai dari sulit mendapatkan softlens yang cocok, hingga tidak bisa menggunakannya dengan baik. Beberapa bahaya softlens yang dapat terjadi, antara lain:
Reaksi alergi terhadap softlens.
Penglihatan kabur.
Rasa terbakar, gatal, menyengat, atau sakit di mata.
Sensivitas terhadap cahaya.
Mata merah.
Pembengkakan yang diikuti rasa sakit.
Dalam kondisi yang serius, bahaya softlens bisa juga mengakibatkan kebutaan jika tidak diobati segera mungkin. Maka dari itu, disarankan untuk berhenti memakai softlens jika Anda merasakan beberapa gejala, seperti munculnya air mata berlebih, mata terasa tidak nyaman, atau timbulnya kotoran mata.
Trik Aman Tampil Menarik dengan Softlens
Terlepas dari bahaya softlens di atas, penggunaan softlens juga bisa dilakukan dengan aman. Asalkan, Anda benar-benar ingat dan mengikuti beberapa cara di bawah ini:
Ikuti instruksi pada kemasan
Softlens memiliki jenis yang berbeda-beda. Sehingga membutuhkan perawatan yang berbeda pula. Oleh karena itu, penting untuk memerhatikan dengan baik instruksi penggunaan yang tertera pada kemasan. Selain instruksi yang tertera, ikuti juga petunjuk yang diberikan oleh dokter.
Jaga kebersihan softlens
Kebersihan softlens adalah kunci utama agar tidak mengalami risiko yang terjadi. Disarankan untuk membersihkan softlens dengan larutan khusus softlens sesuai instruksi penggunaan maupun petunjuk dokter, rutin melakukan pemeriksaan softlens, hindari memakai softlens saat mandi dan berenang, serta hindari menggunakan softlens yang sudah rusak.
Hindari menggunakan softlens saat tidur
Demi keamanan, kesehatan, dan kenyamanan mata, hindari menggunakan softlens saat tidur. Penting sekali untuk melepasnya sebelum tidur. Penggunaan softlens saat tidur dapat meningkatkan risiko munculnya keratitis, yaitu peradangan yang terjadi pada kornea. Pada tingkat tertentu, keratitis ini dapat menyebabkan kebutaan.
Rajin membersihkan tempat penyimpanan softlens
Tidak hanya rutin mengganti larutan untuk softlens, penting memerhatikan kebersihan tempat penyimpanan. Setiap hari setelah penggunaan, bilas tempat penyimpanan softlens, kemudian keringkan dengan membiarkannya terbuka. Setiap satu minggu sekali, cuci bersih tempat penyimpan dengan menggunakan larutan untuk softlens dan gosok secara perlahan. Selain dibilas dan dicuci, ganti juga tempat penyimpanan dengan yang baru tiap sebulan sekali.
Selain beberapa hal di atas, ingat juga untuk selalu menjaga kebersihan tangan saat akan menyentuh softlens. Meski terlihat bersih, bukan berarti tangan kamu bebas dari bakteri. Ingat, bakteri itu sangat kecil dan tidak bisa terlihat oleh mata telanjang.
Meski ragam warna softlens mulai dari cokelat biru, hijau, atau bahkan abu-abu bisa membuat Anda tergoda, namun Anda tetap harus waspada dengan berbagai bahaya yang bisa ditimbulkan softlens jika tidak menggunakannya dengan berhati-hati. Disarankan memilih softlens sesuai dengan rekomendasi dokter mata, serta memerhatikan cara penggunaan dan perawatan softlens yang dianjurkan.
Bahaya menghisap vape tau rokok elektrik
Apa itu vape?
Vape atau rokok elektrik adalah salah satu jenis dari penghantar nikotin elektronik. Rokok jenis ini dirancang untuk membantu pecandu rokok tembakau mulai berhenti merokok. Dengan beralih dari rokok tembakau ke rokok elektrik, secara perlahan mereka belajar untuk berhenti merokok.
Rokok jenis ini terdapat dalam berbagai bentuk dan ukuran, tetapi terdapat tiga komponen utama dalam rokok elektrik, yaitu baterai, elemen pemanas, dan tabung yang berisi cairan (cartridge). Cairan dalam tabung ini mengandung nikotin, propilen glikol atau gliserin, serta penambah rasa, seperti rasa buah-buahan dan cokelat. Beberapa rokok elektrik memiliki baterai dan cartridge yang dapat diisi ulang.
Rokok elektrik bekerja dengan cara memanaskan cairan yang ada dalam tabung dan kemudian menghasilkan uap seperti asap yang umumnya mengandung berbagai zat kimia. Pengguna mengisap zat kimia ini langsung dari corongnya.
Apa yang terkandung dalam rokok elektrik (vape)?
Dalam cairan rokok elektrik mengandung propilen glikol atau gliserin, nikotin, dan penambah rasa.
Propilen glikol atau gliserin berfungsi untuk memproduksi uap air. Penelitian menunjukkan bahwa menghirup propilen glikol dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan pada beberapa individu.
Nikotin ditemukan dalam konsentrasi yang berbeda-beda, antara 0-100 mg/ml dalam satu rokok elektrik.
Penambah rasa, seperti rasa cokelat, vanila, buah-buahan, dan lainnya, sehingga perokok elektrik dapat menikmati sensasi rasa tertentu dalam setiap hisapannya.
Komponen lainnya yaitu tobacco-specific nitrosamine (TSNA). TSNA merupakan senyawa karsinogen yang ditemukan dalam tembakau dan rokok tembakau. Nitrosamin dalam jumlah sedikit ditemukan dalam cairan rokok elektrik. Semakin tinggi kadar nikotin, semakin tinggi juga kadar TSNA. Selain TSNA, juga ditemukan kandungan senyawa logam, seperti kromium, nikel, dan timah.
Jenis-jenis rokok vape
Rokok vape pada dasarnya memiliki banyak jenis. Anda dapat menemukan rokok elektrik ini dengan berbagai bentuk dan ukuran. Berikut ini jenis-jenis rokok elektrik yang harus Anda ketahui.
1. Jenis pen
Seperti namanya, rokok elektrik satu ini berbentuk seperti pulpen dan merupakan vape terkecil dibanding dengan jenis vape lainnya. Cara kerja vape jenis ini pada dasarnya sama dengan jenis lainnya, yaitu dengan memanaskan cairan vape agar dapat menghasilkan uap. Ada dua jenis elemen pemanas yang bisa dipilih untuk memanaskan cairan vape jenis pen, yaitu:
Atomizer. Ini adalah elemen pemanas untuk memanaskan cairan vape yang mengandung nikotin. Atomizer biasanya harus diganti jika panas yang dihasilkan sudah berkurang kualitasnya. Pasalnya, hal tersebut membuat rasa vape jadi tidak enak lagi. Dekat dengan atomizer, terdapat tank sebagai tempat bahan yang akan dipanaskan.
Cartomizer. Ini adalah kombinasi dari cartridge dan atomizer. Pada pengaturan ini, komponen yang dipanaskan bersentuhan langsung dengan elemen pemanas.
Untuk memanaskan elemen pemanas tersebut, vaporizer pen membutuhkan baterai sebagai energi. Baterai ini bisa diisi ulang dan biasanya mempunyai tegangan sebesar 3,7 V, tapi ada juga baterai yang bisa diatur tegangannya.
Baterai ini bisa mempunyai kekuatan sampai 1300 mAh. Hati-hati dengan baterai vape karena bisa meledak dan membahayakan Anda. Hindari alat ini dari jangkauan anak-anak.
2. Jenis portable
Vaporizer jenis ini bentuknya lebih besar dibanding dengan vaporizer jenis pen. Meski begitu, vaporizer portable masih bisa dimasukkan ke kantung Anda. Tidak jauh berbeda dengan vaporizer pen, vaporizer jenis ini juga mempunyai komponen elemen pemanas dan baterai.
Namun pada vaporizer portable, cairan vape tidak kontak langsung dengan elemen pemanas, sehingga menghasilkan rasa yang lebih baik dan asap yang lebih sedikit. Sementara daya tahan baterai vaporizer portable biasanya kuat bertahan 2-3 jam atau bahkan lebih.
3. Jenis desktop
Di antara jenis vaporizer yang sudah disebutkan di atas, vaporizer desktop adalah yang terbesar. Ya, rokok elektrik satu ini memiliki bentuk yang besar dan tidak dapat dibawa ke mana-mana. Anda hanya menggunakannya di rumah atau di satu tempat. Selain itu, vaporizer desktop juga membutuhkan permukaan yang datar untuk menempatkannya, serta memerlukan pasokan energi yang konstan agar dapat berfungsi dengan baik.
Nah, karena mendapatkan pasokan energi yang stabil, hal ini membuat vaporizer desktop menghasilkan panas yang lebih maksimal, rasa yang lebih tajam, dan uap yang lebih banyak daripada jenis vaporizer lainnya.
Semakin tajam rasa vape dan semakin banyak uap yang dihasilkan mungkin membuat pengguna vape merasa puas. Namun, hati-hati semakin banyak uap yang dihasilkan, semakin tinggi juga risiko kesehatan yang bisa dialami.
Pada dasarnya, seberapa banyak uap yang bisa dihasilkan dari alat vape tergantung dari daya baterai, seberapa banyak elemen pemanas atau kawat yang ada di atomizer (biasanya 0,5 Ohm sudah cukup optimal untuk menghasilkan panas), dan komposisi dalam cairan vape (semakin tinggi kadar vegetable glycerin, semakin banyak uap yang bisa dihasilkan). Namun, panas tinggi yang bisa dihasilkan dari alat vape bisa meningkatkan risiko vape untuk meledak.
Ingat, cairan vape pastinya mengandung nikotin. Selain itu, juga mengandung bahan dasar dan perasa. Bahan dasar ini terdiri dari propylene glycol dan vegetable glycerin yang kadarnya bervariasi.
Propylene glycol lebih cair dan berair, sedangkan vegetable glycerin lebih kental dan mempunyai rasa lebih manis. Namun, kedua bahan dasar tersebut dapat menyebabkan Anda mengalami reaksi alergi.
Apakah bahaya vape sama dengan rokok tembakau?
Bahaya terbesar dari rokok tembakau adalah asap, dan rokok elektrik tidak membakar tembakau sehingga tidak menghasilkan asap melainkan uap air. Penelitian menunjukkan bahwa kadar bahan kimia berbahaya yang ada dalam rokok elektrik adalah sebagian kecil dari kandungan yang ada dalam rokok tembakau. Tetapi kandungan bahan berbahaya ini dapat bervariasi.
Penelitian menemukan bahwa sel-sel endotel di arteri jantung menunjukkan respon stres yang jelas ketika terpapar asap rokok tembakau, tetapi tidak untuk rokok elektronik. Hal ini menunjukkan bahaya dari rokok elektrik lebih sedikit dibandingkan dengan rokok tembakau. Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Para ahli masih memperdebatkan apakah rokok elektrik lebih baik atau lebih buruk dari rokok tembakau.
Rokok elektrik juga mengandung nikotin yang merupakan salah satu zat adiktif yang juga terdapat dalam rokok tembakau. Ketika Anda berhenti menggunakannya, Anda akan merasa ingin selalu memakainya lagi, dan dapat menimbulkan perasaan mudah marah, depresi, gelisah, dan cemas. Hal ini berbahaya bagi orang yang menderita penyakit jantung.
Tetap saja, menggunakan rokok elektrik tidak membuat tubuh Anda aman dari bahaya kesehatan yang ditimbulkannya. Menggunakan rokok elektrik maupun rokok tembakau, keduanya menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan Anda, entah dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Pada dasarnya, satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan Anda adalah dengan berhenti merokok, jenis rokok apapun itu. Merokok satu kali saja dalam sehari bahkan dapat membahayakan kesehatan Anda. Mungkin sekarang para pengguna rokok elektrik belum mengalami gangguan kesehatan, tetapi untuk dampak jangka panjangnya mungkin ada. Dampak kesehatan dari rokok baru muncul dalam waktu beberapa tahun ke depan.
Bahaya menggunakan vpn
Bahaya terlalu sering menggunakan handphone
Bahaya memainkan hp dengan mencas
Bahaya membaca dengan posisi tidur
Bahaya terlalu sering menelpon
Bahaya merokok bagi kesehatan
Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan
Narkoba atau narkotika dan obat berbahaya merupakan salah satu hal yang paling meresahkan masyarakat di Indonesia. Bagaimana tidak, hingga saat ini masih sangat banyak sekali kasus penyalahgunaan narkoba dan kebanyakan menyerang generasi muda. Padahal ada banyak sekali bahaya narkoba bagi kesehatan. Jika benar-benar memahami bahaya narkoba, akankah seseorang tetap menggunakannya?
Jenis-Jenis Narkoba
Sebelum mengetahui bahaya narkoba, Anda perlu mengetahui jenis-jenis narkoba lebih dulu. Secara umum narkoba terdiri dari 3 klasifikasi yaitu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Selain itu, narkoba juga dapat dibedakan berdasarkan efek yang dihasilkannya. Jenis narkoba berdasarkan efeknya adalah seperti halusinogen, stimulan, depresan, dan adiktif.
Pada dasarnya ada banyak sekali jenis narkoba dan beberapa diantaranya digunakan dalam dunia medis untuk pengobatan, namun tentunya penggunaannya diawasi dengan sangat ketat. Sedangkan penggunaan yang berbahaya adalah ketika narkoba digunakan sembarangan atau bisa dikatakan disalahgunakan.
Beberapa jenis narkoba spesifik yang paling populer di Indonesia antara lain seperti ganja, kokain, heroin, ekstasi, dan sabu. Selain itu masih ada banyak lagi jenis narkoba lainnya dan jenis narkoba yang populer dari setiap negara bisa berbeda-beda.
Bahaya Narkoba bagi Kesehatan
Banyak orang yang menggunakan narkoba hanya untuk mendapatkan kesenangan sesaat. Tanpa sadar hal tersebut terus berlanjut dan mengabaikan berbagai bahaya sebenarnya mengintai. Berikut adalah berbagai bahaya narkoba yang wajib untuk diwaspadai!
1. Menyebabkan kecanduan
Pada dasarnya yang membuat narkoba menjadi sangat berbahaya adalah karena efek candu dari penggunaannya. Jika sudah mulai menggunakan narkoba, maka akan muncul terus keinginan untuk menggunakannya. Bahkan semakin lama dosis yang digunakan semakin tinggi.
Setelan menjadi pecandu, akan sangat sulit untuk berhenti menggunakannya. Rehabilitasi sangat dibutuhkan dan pengawasan ketat setelah rehabilitasi juga tidak kalah penting karena ada banyak sekali orang yang terjerumus kembali meskipun sebelumnya sudah menjalani rehabilitasi dan sempat terlepas dari kecanduan.
2. Menurunkan kesadaran
Bahaya narkoba yang pertama adalah dapat menurunkan kesadaran penggunanya. Hal ini tentunya membuat pengguna narkoba kesulitan untuk melakukan aktivitas. Kesulitan untuk mengikuti pelajaran merupakan salah satu bahaya narkoba bagi pelajar. Jika dibiarkan tentunya akan berpengaruh pada kehidupannya secara keseluruhan.
Efek yang dirasakan bisa saja tidak hanya terjadi pada saat menggunakan narkoba, tapi masih bisa bertahan beberapa jam setelahnya. Pengguna narkoba cenderung kesulitan untuk fokus dan bermasalah dalam pengambilan keputusan.
3. Dehidrasi
Dehidrasi ternyata juga merupakan bahaya narkoba. Kondisi ini disebabkan oleh defisit cairan dalam tubuh dan biasanya diikuti dengan ketidakseimbangan elektrolit. Dehidrasi tidak bisa dianggap sepele karena dapat memicu kondisi lainnya yang dapat membahayakan tubuh seperti hilang konsentasi, serangan panik, bahkan hingga kejang.
4. Kerusakan sel otak
Bahaya narkoba bagi generasi muda yang harus diwaspadai selanjutnya adalah dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Beberapa jenis narkoba mengharuskan otak bekerja tidak sebagaimana mestinya. Narkoba jenis stimulan memaksa otak untuk bekerja lebih cepat, sedangkan jenis stimulan dapat menekan saraf pusat dan memaksa diri tenang,
Jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama, tentunya akan memicu perubahan pada sel otak dan saraf. Kerusakan pada saraf di otak akibat narkoba bisa menjadi permanen. Jika tidak permanen, butuh waktu pemulihannya juga tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
5. Meningkatkan risiko berbagai penyakit
Narkoba dapat secara langsung memberikan efek pada tubuh. Bahaya narkoba bagi kesehatan dapat dirasakan secara langsung atau bisa juga baru muncul setelah penggunaan yang lama.
Beberapa kondisi yang paling umum terjadi akibat penggunaan narkoba adalah seperti gangguang irama jantung, gangguan paru-paru, dan hipertensi. Selain gangguan fisik, narkoba juga dapat mengganggu kesehatan mental.
6. Merusak kehidupan sosial
Tidak dapat dipungkuri bahwa salah satu bahaya narkoba bagi generasi muda adalah dapat merusak kehidupan sosialnya. Pengguna narkoba kemungkinan akan kesulitan mengontrol emosi dan mendapatkan banyak masalah akibat kecanduan yang dialaminya. Menjaga hubungan dengan orang-orang di sekitar pun lebih sulit dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu sendiri.
Pengguna narkoba juga berisiko untuk ditindak secara hukum karena memang penyalahgunaan narkoba merupakan sebuah pelanggaran hukum. Jika susah memasuki tahap ini, tentunya akan memberikan dampak pada kehidupan sosial pecandu tersebut.
7. Meningkatkan toleransi obat
Beberapa jenis narkoba merupakan obat yang masih digunakan dalam dunia medis. Penggunaan narkoba akan meningkatkan toleransi obat, sehingga jika zat tersebut digunakan sebagai obat, maka efektivitasnya untuk mengobati akan sangat jauh berkurang atau bahkan dapat hilang sama sekali.
8. Kematian
Selain dapat memicu berbagai penyakit, bahaya narkoba yang paling fatal adalah dapat menyebabkan kematian. Hal ini lah yang membuat kita tidak boleh mengabaikan bahaya narkoba bagi pelajar dan generasi muda. Jika dibiarkan, akan semakin banyak pemuda yang kehilangan masa depannya akibat penyalahgunaan narkoba.
Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
Pecandu narkoba berasal dari berbagai jenis usia, tapi 70% jumlahnya didominasi oleh usia produktif. Berdasarkan data BNN, 2016 lalu jumlah penggunan narkoba berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa mencapai lebih dari 27%.
Angka ini tentunya cukup meresahkan dan membuat kita tidak boleh mengabaikan bahaya narkoba bagi pelajar dan generasi muda. Jika tidak ingin terancam bahaya narkoba untuk generasi muda, maka sangat penting untuk memberikan pemahaman pada generasi muda tentang bahaya narkoba tersebut.
Banyak pengguna narkoba yang awalnya hanya coba-coba saja atau bahkan banyak juga yang terjerumus tanpa sengaja. Jika memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang narkoba, maka akan lebih kecil kemungkinan untuk terjerumus di dalamnya.
Saturday, 11 May 2019
Sejarah Kerajaan Pagaruyung
Awal Berdiri Pagaruyung
Pengaruh Hindu-Budha
Pengaruh Islam
Hubungan dengan Belanda dan Inggris
Kerajaan Agama Buddha
2. Kerajaan Sriwijaya
Baca selanjutnya di https://clk.freespinwins.com/uPme
Entri yang di Unggulkan
Manfaat mangga
Manfaat Buah Mangga bagi Kesehatan Berikut ini beberapa manfaat mangga yang luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan Anda. ...
-
Aljabar linear adalah bidang studi matematika yang mempelajari sistem persamaan linear dan solusinya, vektor, serta transformasi linear. M...
-
Manfaat Bengkuang untuk Kesehatan Berikut ini khasiat bengkuang yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh: 1. Melancarkan pencerna...
-
Matematika adalah suatu ilmu yang mempelajari besaran,struktur,ruang dan perubahan. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebutkan b...
-
Apakah Matematika Diskrit Itu? Rasa ingin tahu adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak ...
-
Bahaya Merokok bagi Kesehatan Tubuh Merokok menyebabkan banyak tumpukan penyakit yang mengancam kesehatan. Nah , berikut adalah d...